BREAKINGNEWS

Nina Akbar Tandjung Akui Jadi Penulis adalah Sebuah Pengabdian

Nina Akbar Tandjung Akui Jadi Penulis adalah Sebuah Pengabdian
Nina Akbar Tandjung Akui Jadi Penulis adalah Sebuah Pengabdian
Monitorindonesia.com - Istri mantan Ketua DPR RI Akbar Tandjung, Krisnina Akbar Tandjung atau akrab disapa Nina Akbar mengungkapkan kalau menjadi penulis adalah sebuah pengabdian, kendati memang tidak bisa berharap banyak dari sisi ekonomi, khususnya dari royalty dan penjualan buku. “Yang penting, bagaimana menjadikan buku sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat. Kalau sudah begitu, kebiasaan membaca otomatis terbangun dan kecedasan masyarakat meningkat,” kata Nina Akbar yang juga Ketua Yayasan Warna-Warni berbicara virtual dalam sarasehan yang digelar perhimpunan penulis Satupena bertema “Kemerdekaan Literasi”, baru-baru ini. Penulis sejumlah buku, diantaranya “Jejak Gula” dan House of Solo” ini sudah sejak lama bergerak dalam dunia literasi dengan menginisiasi berbagai kegiatan, seperti yang dilakukan di  “Rumah Budaya Kratonan” miliknya   yang mempunyai program mencintai sejarah melalui bangunan kuno Rumah tradisional Jawa yang terletak di Jalan Manduro No. 6, Kartotiyasan, Kratonan, Serengan, Solo itu sudah menghasilkan ratusan alumni yang mengikuti kegiatan literasi dalam bentuk penulisan karya sesuai pengamatan para pelajar atas berbagai unsur sejarah dan budaya. Sebagai anggota Satupena, Nina Akbar mengakui organisasi ini sangat bermanfaat bagi para penulis, baik sebagai forum silaturahmi maupun upaya memperjuangkan nasib para penulis. “Karena itu saya berkeinginan agar setiap minggu ada diskusi  buku baru karya anggota Satupena via webinar. Juga saya usul ada program di radio yang setiap pekan ada diskusi buku baru. Radio mana? Terserah Satupena menjalin kerjasama. Asyiik lho mendengar pembahasan buku lewat radio,” ungkap Nina. (Ery) #Nina Akbar Tandjung #Nina Akbar Tandjung-Penulis-Pengabdian

Topik:

Reina Laura

Penulis

Video Terbaru