Lonjakan Klaster Perkantoran, Pemprov DKI : Ada Euforia Seolah-olah Kebal Corona

  • Whatsapp
Terbanyak di Jaksel, Disnakertran Tutup Kantor Pelanggar Prokes
Kadisnaker DKI Andri Yansah.[Ist]

Monitorindonesia.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI , Andri Yansyah menduga penyebab kenaikan wabah Covid-19 di perkantoran akibat adanya euforia berlebihan usai adanya vaksinasi. Termasuk sejumlah pelonggaran yang dilakukan pemerintah DKI.

“Mungkin karena sudah divaksin, seolah-olah sudah kebal. Selain itu Penerapan work from home (WFH) yang tak efektif, hingga kebosanan warga berdiam di rumah juga bisa menjadi penyebab peningkatan angka penularan virus Corona di perkantoran,” kata Andri saat dihubungi, Senin (26/4/2021).

Bacaan Lainnya

Meski demikian Andri mengaku belum melakukan pendalaman terhadap kasus kenaikan angka positif Corona di perkantoran. “Sekali lagi, kita belum melakukan survei secara mendalam terkait hal tersebut,” lanjut dia.

Untuk pencegahan, Andri mengaku akan menambah personel untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di kantor. Dalam beberapa waktu terakhir, ia mengakui fokusnya terbagi dua selain pengawasan prokes di kantor juga harus memantau laporan pegawai selama Ramadhan dan menjelang Lebaran.

“Karena itu nanti kita akan berkoordinasi dengan Satpol-PP, Polri, maupun TNI untuk menambah personel pengawasan prokes di sektor perkantoran,” terang Andri.

Pemprov DKI sebelumnya mengungkap lonjakan Covid-19 klaster perkantoran dalam periode 12-18 April. Selama periode itu, klaster kantor Jakarta naik hingga 177 dari semula 78 di periode sepekan sebelumnya. (Zat)

Pos terkait