LSI: Peningkatan Korupsi PNS Akibat Kurangnya Pengawasan

  • Whatsapp
LSI: Peningkatan Korupsi PNS Akibat Kurangnya Pengawasan
Survey LSI terkait korupsi PNS. [Repro MI]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis survey untuk mengetahui persepsi dan pengalaman pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) mengenai aspek-aspek penting yang terkait dengan reformasi birokrasi yakni soal korupsi, demokrasi, dan intoleransi. Suevey dilakukan selama rentang waktu antara Januari hingga Maret 2021.

Bahkan temuan LSI, selama dua tahun terakhir ada peningaktan korupsi 34,6 persen. Sejumlah faktor yang mempengaruhi PNS menerima uang atau hadiah di luar ketentuan.

Bacaan Lainnya

“Yang paling besar adalah kurangnya pengawasan, kemudian kedekatan PNS dengan pihak yang memberi uang. Juga ada ada campur tangan politik dari yang lebih berkuasa,” ujar Rizka Halida, Peneliti Senior LSI dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Minggu (18/4/2021).

Rizka mengatakan, faktor-faktor lain yang PNS menerima uang atau hadiah adalah karena gaji rendah, budaya, mendapat uang tambahan, tidak ada ketentuan yang jelas. Selain itu, jarang ada hukuman jika ketahuan, pelaku tidak paham, didukung atasan, persepsi hak PNS, dan takut dikucilkan.

Dalam surveinya, LSI melibatkan sebanyak 1.200 PNS untuk menjadi responden. Para responden diwawancarai dalam kurun waktu 3 Januari sampai dengan 31 Maret 2021.

Untuk populasi PNS yang mengikuti survei adalah PNS di 14 provinsi dengan menggunakan metodelogi multistage random sampling melalui wawancara tatap muka.[man]

 

 

Pos terkait