Makamah Agung Bebaskan Lucas, Apa Reaksi KY?

  • Whatsapp
Makamah Agung Bebaskan Lucas, Apa Reaksi KY?
gedung Komisi Yudisial (KY) Jakarta.[Ist]

Monitorindonesia.com – Komisi Yudisial (KY) masih menunggu informasi yang lengkap pasca-putusan Mahkamah Agung (MA) yang memvonis bebas Advokat Lucas di tingkat Peninjauan Kembali (PK). Kasus bermula saat KPK menangkap Panitera PN Jakarta Pusat Edy Nasution pada 2016.

Dari penangkapan itu, KPK bergerak masuk ke MA untuk menyelidiki kasus tersebut lebih lanjut.
Ternyata, Edy menerima uang dari Eddy Sindoro untuk mengurus perkara. Selanjutnya, Eddy Sindoro dicekal dan kabur sehingga KPK tidak bisa menangkapnya.

Kaburnya Eddy Sindoro diyakini KPK atas bantuan Lucas. Namun dalam persidangan, pada 20 Maret 2019, PN Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 7 tahun penjara kepada Lucas. Hukuman Lucas dikurangi menjadi 5 tahun penjara di tingkat banding.

Lanjut ke tingkat kasasi, hukuman Lucas kembali berkurang menjadi 3 tahun penjara. Lucas yang yakin tidak bersalah mengajukan PK dan dikabulkan dan dibebaskan oleh hakim MA.

Menanggapi kondisi tersebut, juru bicara KY, Miko Ginting pun belum bisa berkomentar banyak dengan alasan masih menunggu salinan putusan Lucas.

“Sementara KY masih menunggu informasi yang lengkap terkait dengan perkara ini. Sebagaimana diketahui, baru amar putusan saja yang dibacakan,” kata juru bicara KY, Miko Ginting ketika ditanya terkait putusan Lucas pada Jumat (9/4/2021).

Miko mengatakan, KY selalu terbuka apabila publik ingin memberikan informasi yang relevan dengan perkara tersebut. ” Kami terbuka atas informasi dari masyarakat,” katanya.

Penggiat Indonesia Cooruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhan menilai sejak awal MA tidak menginginkan Lucas divonis penjara. Sebab, pada tingkat kasasi Lucas sudah mendapatkan pengurangan hukuman dari 5 tahun menjadi 3 tahun penjara.[man]

 

Pos terkait