MAKI Duga Ada Komunikasi Komisioner KPK dengan Tersangka Wali Kota Tanjungbalai

  • Whatsapp
MAKI Duga Ada Komunikasi Komisioner KPK dengan Tersangka Wali Kota Tanjungbalai
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman.[ist]

Monitorindonesia.com – Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mengaku mendapat informasi perihal upaya komunikasi yang dilakukan Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, M. Syahrial dengan komisioner KPK Lili Pintauli Siregar.

Komunikasi itu diduga berkaitan dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait lelang/ mutasi jabatan di Pemkot Tanjungbalai yang menyeret Syahrial.

Bacaan Lainnya

“Saya mendengarnya begitu, bahwa Wali Kota Tanjungbalai berusaha menjalin komunikasi dengan Bu Lili [Lili Pintauli Siregar]. Tapi, apakah Bu Lili menanggapi atau menindaklanjuti seperti apa, saya belum ada informasi,” kata Boyamin, Selasa (27/4/2021).

Boyamin mendesak Dewan Pengawas KPK bergerak aktif mengusut dugaan keterlibatan pimpinan KPK dalam penanganan kasus yang sedang berjalan ini.

“Harusnya Dewan Pengawas mulai melakukan penyelidikan dan proses-proses sidang dewan etik mulai sekarang, melakukan klarifikasi-klarifikasi tanpa harus menunggu proses pidananya. Karena ini harus saling menunjang,” ucap dia.

Ketua KPK Firli Bahuri menegaskan bahwa tidak ada insan KPK yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi Syahrial dan penyidik AKP Stepanus Robin Pattuju. Stepanus, kata dia, bermain sendiri dalam kasus dugaan suap terkait penanganan perkara lelang jabatan di Pemkot Tanjungbalai.

“Kita bekerja dengan landasan bukti-bukti dan sampai dengan saat ini tidak ada keterlibatan Komisioner KPK,” kata Firli melalui pesan tertulis, Senin (26/4/2021).

Sementara itu, Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, menyatakan pihaknya bekerja berdasarkan bukti-bukti bukan asumsi. Oleh karena itu, lanjut dia, setiap informasi harus dipelajari lebih lanjut.

“Untuk itu, tentu segala informasi yang kami terima saat ini, kami pastikan akan didalami terhadap pihak yang akan kami panggil dan periksa sebagai saksi,” tutur juru bicara berlatar belakang jaksa ini.

KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait penanganan perkara wali kota Tanjungbalai tahun 2020-2021.[mar]

Pos terkait