Mantan Anggota Polri Ajak Polisi Gadungan Merampok Rumah

  • Whatsapp
Mantan Anggota Polri Ajak Polisi Gadungan Merampok Rumah
Monitorindonesia.com – Lima Mantan anggota polri berpangkat Brigadir berkomplot dengan kawanan rampok dan mengaku dari Polda Metro Jaya. Komplotan  ini berpura-pura menjadi anggota polisi benaran ditangkap Polda Metro Jaya. Terakhir kelompok ini beraksi di rumah seorang Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor pada 30 Maret 2021.
Dalam aksinya, seorang pelaku mengaku sebagai anggota Polisi yang hendak melakukan penggerebekan di rumah korban terkait kasus pidana. Korban tidak berani melawan karena pelaku memperkenalkan diri anggota polisi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, kelima tersangka berinisial RMA alias Obot, MS alias Gabin, HW, MI dan PW alias Cak. Tersangka ditangkap pada hari Jumat 9 April 2021sekitar pukul 19.30 WIB, oleh Tim Opsnal Unit V Subdit 3 Polda Metro Jaya di Bojonggede, Depok.
Untuk memperdaya korban, salah satu pelaku menggedor rumah korban, lalu berpura-pura sebagai anggota kepolisian dari Polda, dengan bahasa ‘Saya dari Polda tiarap-tiarap kalian. Prosesnya pengen cepet atau engga? Kalo pengen cepet tiarap diam’.
Komplotan ini dikenal lihai dalam aksi sehingga korban tidak curiga bahwa bukan polisi, karena salah satu anggota perampok itu mantan anggota Polda Metro Jaya yang dipecat.
Namun aksi pelaku terekam kamera pengawas, mulai dari sebelum memasuki rumah korban. “Kita amankan kelima tersangka di Depok. Kami meneliti CCTV yang merekam aksi kelimanya saat masuk ke rumah korban. Mereka mengaku baru satu kali. Namun, kita masih dalami lagi, karena ada laporan yang sama seperti ini,” ujar Kombes Yusri.
Para pelaku melakukan penggrebekan rumah dan menuduh bahwa pemilik rumah tersandung kasus narkoba. Lalu pelaku mengambil 4 unit handphone dan uang senilai Rp 2 juta milik korban.
“Di saat yang bersamaan, handphone para
korban diambil secara paksa dan meminta untuk dibuka password oleh satu orang laki laki, serta salah satu pelaku menggeledah seluruh rumah korban,” lanjut Yusri. Tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun.(tak)

Pos terkait