Melbourne Kembali Menetapkan Batasan Protokol Covid-19

  • Whatsapp
Melbourne Kembali Menetapkan Batasan Protokol Covid-19

Melbourne, Monitorindonesia.com –  Kota terbesar kedua Australia, Melbourne kembali menetapkan aturan batasan protocol Covid-19 pada Selasa (25/05/2021) sejak pihak berwajib berlomba untuk menemukan jaringan yang terlewatkan dalam wabah baru dengan munculnya lima kasus.

Perkumpulan di dalam rumah akan dibatasi menjadi lima tamu, hanya 30 orang yang diizinkan dalam pertemuan umum dan penggunaan masker diwajibkan di restoran, pub, dan tempat perkumpulan dalam ruangan dari pukul 6.00 sore waktu setempat sejak Selasa (25/05/2021) sampai dengan Jumat (04/06/2021) .

“Ini merupakan langkah pertanggungjawaban yang perlu kita ambil dalam menghadapi wabah ini,” Jamed Merlino, Perdana Menteri Victoria memberitahukan kepada para reporter di Melbourne.

Wabah terakhir berakhir ketika negara bagian Victoria mencapai nol kasus selama hampir tiga bulan.

Victoria merupakan wilayah yang paling berdampak dari Covid-19 selama gelombang kedua tahun lalu dengan perhitungan 70% dari total kasus dan 90% dari jumlah kasus kematian di Australia. Wilayah tersebut merupakan paling padat penduduk di Australia hanya mengendalikan wabah tersebut setelah salah satu negara dengan yang paling lama dan ketat lockdown.

Satu kasus baru lokal telah dilaporkan di Melbourne, Merlino mengatakan pada Selasa (25/05/2021) sehari setelah empat kasus dilaporkan terkonfirmasi di kota tersebut.

Kelima kasus tersebut merupakan keluaga besar dengan rumah tangga yang berbeda dan bisa dilacak kembali varian yang ditemukan pada seorang pelancong luar negeri yang baru kembali ke Melbeourne pada awal bulan ini setelah karantina di kota Adelaide.

Para pihak berwajib mengatakan bahwa mereka belum menemukan bagaimana kasus terakhir kontak dengan virus yang berasal dari luar negeri.

Ribuan orang telah diminta untuk isolasi mandiri dan melakukan tes Covid-19 dengan peringatan kesehatan yang dikeluarkan di beberapa wilayah termasuk salah satu pusat perbelanjaan baling besar di negara tersebut.

Salah satu kasus yang cukup tinggi muatannya ketika dia mengunjungi beberapa tempat mendorong para pemerintah untuk memperingatkan lima juta penduduk Melbourne yang kemungkinan akan menambahkan jumlah kasus dalam beberapa hari kedepan. [Yohana RJ]

 

Sumber : Reuters

Pos terkait