BREAKINGNEWS

Kapal Nyaris Celaka di Perairan Kepulauan Seribu, 29 Penumpang dan Awak Berhasil Dievakuasi

Kapal Nyaris Celaka di Perairan Kepulauan Seribu, 29 Penumpang dan Awak Berhasil Dievakuasi
Petugas sedang melakukan evakuasi

Kepulauan Seribu, MI– Sebanyak 29 orang yang terdiri dari 26 penumpang dan tiga awak Kapal Motor (KM) Sumber Makmur berhasil diselamatkan setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kendala di perairan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Sabtu (13/6/2026).

Respons cepat petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu berhasil mencegah insiden tersebut berkembang menjadi kecelakaan laut yang lebih serius.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan laporan darurat diterima pada pukul 06.50 WIB dari salah seorang penumpang kapal yang meminta bantuan.

Tak sampai lima menit setelah laporan diterima, tim penyelamat langsung bergerak menuju lokasi menggunakan kapal penyelamat KM Satria Biru dengan kekuatan enam personel.

"Begitu menerima informasi, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang," ujar Gatot.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Sumber Makmur berlayar dari Rawasaban, Tangerang, menuju wilayah Kepulauan Seribu Utara. Namun di tengah perjalanan kapal mengalami masalah akibat cuaca yang memburuk. Selain itu, kapal diduga membawa muatan melebihi kapasitas aman sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.

Melihat kondisi tersebut, petugas memutuskan melakukan evakuasi seluruh penumpang dan awak kapal ke KM Satria Biru untuk menghindari risiko yang lebih besar.

"Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Kapal kemudian ditarik menuju Pulau Panggang untuk penanganan lebih lanjut," kata Gatot.

Sekitar pukul 07.30 WIB, seluruh penumpang beserta kapal yang mengalami kendala tersebut telah tiba di Pulau Panggang dalam kondisi aman tanpa adanya laporan korban jiwa maupun korban luka.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan pelayaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Gatot menegaskan bahwa setiap operator kapal wajib memastikan kelayakan armada dan tidak memaksakan mengangkut penumpang maupun barang melebihi kapasitas yang diizinkan.

"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan berlayar jika kapasitas kapal sudah melebihi batas aman," tegasnya.

Sementara itu, Nakhoda KM Sumber Makmur, Sobri, menyampaikan apresiasi kepada tim penyelamat yang bergerak cepat sehingga seluruh penumpang dapat dievakuasi tanpa menimbulkan korban.

"Terima kasih kepada petugas yang telah membantu kami. Berkat respons cepat mereka, seluruh penumpang berhasil diselamatkan dengan selamat," ujarnya.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Kapal Nyaris Celaka di Perairan Kepulauan Seribu, 29 Penumpa | Monitor Indonesia