BREAKINGNEWS

Pramono Anung Deklarasikan Perang Sampah Jelang 500 Tahun Jakarta

Pramono Anung Deklarasikan Perang Sampah Jelang 500 Tahun Jakarta
Pramono Anung Deklarasikan Perang Sampah Jelang 500 Tahun Jakarta

Jakarta, MI– Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melontarkan peringatan tegas menjelang perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027. Ia menegaskan persoalan sampah tidak boleh lagi menjadi beban yang diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pesan itu disampaikan Pramono saat memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta di kawasan Monumen Nasional (Monas), Senin (22/6/2026). Menurutnya, usia lima abad Jakarta harus menjadi momentum besar untuk menyelesaikan berbagai persoalan mendasar kota, terutama masalah sampah dan lingkungan.

"Menjelang lima abad Jakarta, kita tidak boleh mewariskan persoalan sampah kepada generasi berikutnya," tegas Pramono.

Pramono mengatakan Jakarta saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino, hingga persoalan lingkungan yang dapat berdampak pada kualitas hidup masyarakat.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat berbagai program strategis, termasuk penambahan ruang terbuka hijau, pembangunan daerah resapan air, pengendalian banjir, perluasan akses air bersih, hingga pengembangan pertanian perkotaan atau urban farming.

Namun di antara berbagai tantangan itu, persoalan sampah disebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan bersama.

"Karena itu, gerakan pilah sampah terus didorong sebagai gerakan bersama yang dimulai dari rumah, lingkungan, dan ruang-ruang kehidupan sehari-hari," ujar Pramono.

Menurutnya, keberhasilan menjadikan Jakarta sebagai kota global tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur modern, tetapi juga oleh kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.

Pramono menekankan bahwa Jakarta yang bersih, sehat, dan berkelanjutan hanya bisa diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, seluruh elemen warga diminta ikut terlibat dalam upaya pengurangan dan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

Di saat yang sama, Pemprov DKI juga terus mempercepat pembangunan berbagai proyek infrastruktur penunjang kota global. Sejumlah proyek strategis seperti MRT Jakarta Fase 2A, LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai, hingga pembangunan pedestrian deck terintegrasi di kawasan TOD Dukuh Atas tengah dipersiapkan untuk meningkatkan mobilitas warga.

Selain itu, penataan kawasan bersejarah dan pusat aktivitas ekonomi seperti Kota Tua, Blok M, Pasar Baru, Glodok, dan Pecinan juga terus dilanjutkan sebagai bagian dari transformasi Jakarta menuju usia lima abad.

Pramono menegaskan, peringatan HUT ke-499 Jakarta bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan awal dari ikhtiar besar lintas generasi untuk membangun ibu kota yang lebih maju, modern, dan berbudaya.

"Menuju lima abad Jakarta, momentum hari ini kita maknai bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan ikhtiar lintas generasi untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global dan berbudaya," tandasnya.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Pramono Anung Deklarasikan Perang Sampah Jelang 500 Tahun Ja | Monitor Indonesia