Jakarta, MI - Polisi memeriksa 10 saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat. Api membakar bagian gedung dari lantai 11 hingga lantai 16.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung mengatakan, 10 orang telah dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Pemeriksaan dilakukan terhadap orang-orang yang mengetahui peristiwa kebakaran sejak awal.
“Kurang lebih saat ini, baik dari interview langsung di lapangan sejumlah 10 orang,” ujar Reynold di lokasi kebakaran, Sabtu (8/8/2026).
Polisi masih akan memeriksa saksi lain, termasuk pegawai Bapenda DKI yang berada di sekitar lokasi saat kebakaran terjadi.
Kebakaran dilaporkan pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Petugas pemadam kemudian melakukan penanganan hingga proses pendinginan selesai pada Sabtu sekitar pukul 01.53 WIB.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas juga belum dapat memastikan dari lantai mana api pertama kali muncul.
“Masih penyelidikan. Kami belum bisa memastikan dari lantai berapa,” kata Bayu.
Untuk mengungkap sumber api, polisi melibatkan Puslabfor Bareskrim Polri. Pemeriksaan akan dilakukan setelah kondisi lokasi memungkinkan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Reynold mengatakan, polisi akan menggali keterangan dari saksi yang berada di dalam maupun sekitar gedung ketika kebakaran terjadi.
“Hal ini nanti kami akan melanjutkan secara intensif untuk meminta keterangan kepada saksi-saksi yang mengetahui sejak awal terjadi peristiwa,” kata dia.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api berada di lantai atas. Petugas bahkan bertahan di lantai 10 untuk memastikan api tidak merambat ke bagian gedung lainnya.
“Memang agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan,” ungkap Bayu.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan polisi dan pemeriksaan Puslabfor.
