Miliki Kewarganegaraan AS, MK Anulir Kemenangan Orient Riwu

  • Whatsapp
Miliki Kewarganegaraan AS, MK Anulir Kemenangan Orient Riwu
Orient Riwu Kore.[Ist]

Monitorindonesia.com – Mahkamah Konstitusi (MK) menganulir kemenangan Orient Patriot Riwu Kore dalam Pilkada Bupati Sabu Raijua, NTT beberapa waktu lalu. Orient dianggap tidak pernah jujur menyangkut status kewarganegaraannya.

“Mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian. Menyatakan batal keputusan KPU Kabupaten Sabu Raijua. Menyatakan diskualifikasi Sabu Raijua, Orient Patriot Riwu Kore-Thobieas Uly,” kata Ketua MK Anwar Usman yang dibacakan di gedung MK dan disiarkan melalui channel YouTube MK, Kamis (15/4/2021).

Kemenangan Orient juga digugat oleh kontestan Pilbup Saju Raijua, Taken Irianto Radja Pono dan Herman Hegi Rdja Haba. MK menyatakan secara faktual Orient adalah pemilik paspor AS dan paspor Indonesia.

Orient tidak jujur saat mengajukan permohonan paspor Indonesia dan mengajukan permohonan administrasi pendaftaran ke KPU Sabu Raijua.
“Orientis America citizen,” ujar hakim konstitusi Saldi Isra mengutip surat dari Kedubes Amerika Serikat.

Orient memiliki paspor AS hingga 2027. Padahal, Indonesia memiliki status kewarganegaraan tunggal.

“Sehingga tidak memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam pasal 7 ayat 1 UU 10/2017 sebagai calon Bupati Sabu Raijua. Maka harus dinyatakan batal demi hukum,” ucap Saldi.

MK menyatakan gugurnya Orient tidak otomatis peringkat kedua langsung menang. Perlu digelar pilkada ulang dengan diikuti 2 calon dalam jangka waktu 60 hari sejak putusan MK dibacakan.

Pada Pilkada lalu, Orient dalam Pilkada Sabu Raijua dinyatakan KPU menang sebagai bupti Sabu Raijua. Namun belakanhan terungkap Orient punya Paspor AS sehingga gugatan dilayangkan ke MK dengan harapan Orient didiskualifikasi.[cal]

Pos terkait