Mulai 1 April, Tes Covid Penumpang Pesawat Cukup Pakai GeNose

  • Whatsapp
Mulai 1 April, Tes Covid Penumpang Pesawat Cukup Pakai GeNose
Alat pemeriksa Covid-19 GeNose. [ist]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saat ini tengah menyiapkan GeNose di bandara dan pelabuhan. Alat deteksi Covid-19 dengan embusan nafas itu sebelumnya sudah dipasang di stasiun.

“Animo masyarakat untuk menggunakan GeNose seperti di stasiun sangat bagus. Saat ini para pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara juga menginginkan penggunaan GeNose,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Selasa (23/2/2021).

Menhub mengatakan, enerapan GeNose di simpul-simpul transportasi diperlukan agar masyarakat mendapatkan akses terhadap alat Covid-19 dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan begitu diharapkan pelacakan yang lebih luas dapat mengurangi penyebaran virus corona di transportasi umum.

Budi Karya mengatakan, untuk di sektor udara akan mulai diterapkan pada 1 April 2021. Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dibahas lebih lanjut secara teknis operasional GeNose di Bandara.

GeNose merupakan alat deteksi Covid-19 hasil pengembangan para peneliti UGM ini memiliki kemampuan mendeteksi virus corona baru dalam tubuh manusia dalam waktu cepat. Tidak kurang dari 2 menit hasil tes sudah dapat diketahui apakah positif atau negatif Covid-19.

Selain cepat melakukan deteksi dan memiliki akurasi tinggi, penggunaan alat ini jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan tes usap PCR. Satu unit GeNose yang diperkirakan seharga Rp 40 juta dapat digunakan untuk 100 ribu pemeriksaan.

GeNose bekerja mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi Covid-19 yang keluar bersama nafas melalui embusan nafas ke dalam kantong khusus. Selanjutnya diidentifikasi melalui sensor-sensor yang kemudian datanya akan diolah dengan bantuan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence).[man]

Pos terkait