Indra Rudiansyah, Anak Bangsa yang Tergabung dalam Riset Vaksin AstraZeneca

  • Whatsapp
Indra Rudiansyah, Anak Bangsa yang Tergabung dalam Riset Vaksin AstraZeneca
Indra Rudiansyah [Foto-ppiuk.org]

Monitorindonesia.com – Indra Rudiansyah, pemuda asal Indonesia yang memberikan sumbangsih dalam pengembangan vaksin COVID-19 jenis AstraZeneca, kini menjadi sorotan.

Indra Rudiansyah merupakan mahasiswa S3 Program Clinical Medicine di Universitas Oxford yang bertugas di bawah naungan tim Jenner Institute pimpinan Profesor Sarah Gilbert.

Bacaan Lainnya

Tim Jenner Institute dan Oxford Vaccine Group bekerja sama menguji vaksin virus corona di Pusat Vaksin Oxford sejak 20 Januari 2020.

Ketika lab penelitian kekurangan orang dan membutuhkan tenaga bantuan, Profesor Sarah Gilbert membuka pintu bagi siapa pun yang ingin bergabung, dan Indra masuk ke tim.

Indra berperan dalam tahapan uji klinis untuk melihat antibody response dari para relawan penelitian yang sudah divaksinasi  dan menghabiskan waktu rata-rata 10 jam/hari  di laboratorium.

“Ada ratusan peneliti yang bekerja. Sumber daya yang besar ini bertujuan agar vaksin segera bisa dikembangkan dengan cepat. Biasanya, untuk mendapatkan data uji klinis vaksin fase pertama dibutuhkan waktu hingga lima tahun, tapi tim ini bisa menyelesaikan dalam waktu enam bulan,” tutur Indra seperti dikutip dari Facebook LPDP Kementerian Keuangan RI, Senin (19/7/2021).

Kini nama Indra Rudiansyah menjadi sorotan di Twitter. Zubairi Djoerban yang merupakan ketua Satgas Penanganan COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang juga ikut bersuara dan bangga dengan Indra Rudiansyah.

Pos terkait