Perayaan Natal Parlemen, Bamsoet: Pemilu 2024 Harus Disambut dengan Sukacita

Reina Laura
Reina Laura
Diperbarui 6 Desember 2023 08:04 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat menghadiri Perayaan Natal Bersama 2023 dan Tahun Baru 2024 MPR, DPR, dan DPD, pada Selasa (5/12). [Foto: Doc. MPR RI]
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat menghadiri Perayaan Natal Bersama 2023 dan Tahun Baru 2024 MPR, DPR, dan DPD, pada Selasa (5/12). [Foto: Doc. MPR RI]
Jakarta, MI - Ketua MPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menghadiri Perayaan Natal Bersama 2023 dan Tahun Baru 2024 MPR, DPR, dan DPD, pada Selasa (5/12). 

Bamsoet mengatakan, dalam menyongsong tahun pemilu, harus disambut dengan sukacita. Apalah arti kemenangan jika mengorbankan persatuan kebangsaan. 

"Pesan Natal kan cukup jelas, yaitu membawa kedamaian bagi seluruh umat yang ada di bumi terutama umat Kristiani. Selain itu, jangan ada lagi yang memanfaatkan isu agama hanya untuk menebar kebencian hanya demi meraih kekuasaan," kata Bamsoet di Gedung Nusantara IV MPR RI, Jakarta, Selasa (5/12) malam.

"Kita harus meyakini, setiap agama menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan, dan jadikan nilai-nilai agama sebagai perekat persaudaraan, yang dilandasi oleh rasa cinta kasih pada sesama, karena sejatinya, puncak dari setiap agama adalah cinta," tambahnya.

Keamanan ini menjelaskan, lanjut Bamsoet, dalam konteks ke-Indonesiaan yang tidak menganut faham sekulerisme, agama menjadi elemen penting dalam konstruksi kehidupan sosial. 

Setiap isu yang dikaitkan dengan agama, selalu menjadi isu yang memiliki sensitivitas tinggi, yang jika tidak dikelola dan disikapi dengan baik dan bijaksana, akan bermuara pada percikan-percikan konflik yang dapat mencederai kebersamaan kita sebagai sebuah bangsa.

"Implementasi dari praktik kehidupan keagamaan adalah cinta kasih yang menggerakkan persaudaraan. Cinta kasih dan persaudaraan adalah ikatan senyawa yang saling menguatkan satu sama lain, yanag akan menuntun setiap langkah kita menuju harmoni dan kedamaian," jelas Bamsoet.

Ia juga berharap, selama penyelenggaraan kampanye tidak saling menyerang. Karenanya, perbedaan orientasi dan pilihan politik, tidak seharusnya menjadikan kita terpolarisasi pada kutub-kutub yang saling bermusuhan. 

"Sudah saatnya kita belajar dari pengalaman sejarah, bahwa konflik horisontal yang dipicu oleh perbedaan orientasi politik dan agama, hanya akan meninggalkan trauma dan bekas luka," jelasnya.

Bamsoet menambahkan, melalui kebersamaan dalam keberagaman ini, akan senantiasa diuji seberapa dangkal, atau seberapa dalam komitmen kebangsaan dalam menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa, di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Acara Natal turut dihadiri Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono. Hadir pula panitia Perayaan Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024, antara lain Ketua Hendrik Halomoan Sitompul, Wakil Ketua Inosentius Samsul, Sekretaris Marinus Gea, dan Wakil Sekretaris Maria Dumaris Simanjuntak.