Bahlil Ungkap Sumber Minyak Baru RI, Jamin Stok BBM Tetap Aman

Jakarta, MI – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah telah menemukan sumber baru pasokan minyak mentah (crude oil) guna memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.
Menurut Bahlil, selama ini sekitar 20 persen impor minyak mentah Indonesia masih bergantung pada kawasan Timur Tengah. Namun, pemerintah kini mulai melakukan diversifikasi pasokan untuk mengurangi risiko gangguan distribusi akibat konflik geopolitik.
"Sekarang kami sudah menemukan sumber crude baru selain daripada middle east," kata Bahlil, Minggu (29/3/2026).
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi global, termasuk pengiriman minyak mentah ke Indonesia.
Meski demikian, Bahlil belum mengungkap secara rinci asal negara pemasok baru tersebut. Ia hanya memastikan pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan energi nasional.
"Tolong jangan tanyakan lagi dari mana. Yang jelas, insyaallah semuanya ada," ujarnya.
Selain diversifikasi pasokan, pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM bersubsidi, di tengah fluktuasi harga minyak dunia.
Bahlil memastikan, hingga saat ini belum ada rencana untuk menaikkan harga BBM subsidi meskipun tekanan global terhadap harga energi meningkat.
Langkah diversifikasi sumber impor ini dinilai menjadi bagian penting dari strategi ketahanan energi nasional, sekaligus untuk mengantisipasi dampak gejolak geopolitik terhadap perekonomian domestik.
Topik:
