Jakarta, MI- Penutupan sejumlah gerai Indomaret pada 31 Mei hingga 1 Juni 2026 yang viral di media sosial dipastikan berkaitan dengan kesepakatan antara manajemen dan pekerja terkait hak kerja pada hari libur nasional.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Nasional (SPN), Iwan Kusnawan, menjelaskan bahwa pekerja yang menolak bekerja pada hari libur nasional tidak diwajibkan masuk kerja.
Kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut dari dialog antara serikat pekerja dan pihak perusahaan setelah muncul polemik mengenai pembayaran upah lembur.
"Pegawai yang memilih tidak bekerja saat libur nasional tetap berhak libur dan tidak diwajibkan masuk kerja," kata Iwan.
Akibatnya, sejumlah gerai terpaksa menghentikan operasional sementara karena tidak memiliki karyawan yang bertugas. Penutupan tersebut bukan merupakan kebijakan nasional yang berlaku untuk seluruh gerai Indomaret.
Data di wilayah Lebak, Banten, menunjukkan sebanyak 448 gerai tidak beroperasi pada 31 Mei 2026, sementara 158 gerai lainnya tetap buka dan melayani pelanggan.
Serikat pekerja juga menegaskan bahwa setiap karyawan yang bekerja pada hari libur nasional wajib memperoleh upah lembur sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Tidak boleh ada penggantian hak lembur yang bertentangan dengan aturan ketenagakerjaan.
Sebelumnya, isu ini mencuat setelah ratusan pekerja yang tergabung dalam serikat buruh melakukan aksi unjuk rasa di Menara Indomaret, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Mereka memprotes dugaan penggantian upah lembur dengan tambahan hari libur serta menuntut perusahaan menjalankan aturan ketenagakerjaan secara penuh.
Dalam aksi tersebut, pekerja menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain penolakan terhadap intimidasi terhadap karyawan, pembayaran upah lembur sesuai aturan, penghentian praktik penggantian lembur dengan hari libur tambahan, serta penegakan hak-hak pekerja berdasarkan undang-undang.
Viralnya informasi penutupan gerai sempat memicu spekulasi di masyarakat. Namun serikat pekerja menegaskan bahwa penghentian operasional hanya terjadi di sejumlah lokasi yang tidak memiliki petugas kerja selama libur nasional, sementara banyak gerai lainnya tetap beroperasi normal.**

