BREAKINGNEWS

Empat Peserta Meninggal, DPR Desak Latsarmil SPPI Dihentikan Sementara

Empat Peserta Meninggal, DPR Desak Latsarmil SPPI Dihentikan Sementara
Peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) (Foto: Istimewa)

Jakarta, MI - Sudah empat peserta meninggal dunia, Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal mendesak program latihan dasar militer (latsarmil) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dihentikan sementara. Menurutnya, pelatihan sebaiknya tidak dilanjutkan sebelum ada jaminan keselamatan bagi seluruh peserta.

Ia menilai jatuhnya empat korban jiwa menjadi alarm serius yang harus segera dievaluasi. Ia menyebut rentetan kematian peserta sebagai sebuah tragedi yang tak boleh terulang.

"Pada dasarnya kami setuju jika program ini tidak ada jaminan (keselamatan) itu mesti dihentikan lebih dahulu, karena memang orientasinya sedikit berbeda," ujar Syamsu Rizal, dikutip Jumat (26/6/2026).

Syamsu menjelaskan, peserta SPPI yang nantinya bertugas mengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) juga mengikuti pelatihan militer karena otomatis menjadi bagian dari Komponen Cadangan (Komcad).

"Orientasi dari pelatihan ini bukan saja an sich pada pembentukan karakter di manajerialnya, tetapi karena SPPI ini mendapatkan tugas tambahan sebagai Komponen cadangan."

Namun, ia menilai terdapat gap pemahaman atau missing link di program SPPI. Menurutnya, TNI gagal memahami risiko kesehatan peserta sehingga timbul korban jiwa.

"Bisa saja ada gap yang terlalu tajam antara pelatihan non-militer dengan pelatihan militer itu sehingga tujuan utamanya menjadi kabur atau hilang," ungkap Syamsu.

"Apa yang dipahami saudara-saudara kita di TNI itu standarnya berbeda. Termasuk dalam proses seleksi awal itu barangkali tidak mampu memunculkan penyakit-penyakit bawaan atau komorbid, sehingga perlakuan sama untuk seluruh peserta," sambungnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan mengonfirmasi jumlah peserta yang meninggal dalam latsarmil SPPI bertambah menjadi empat orang hingga Jumat (26/6/2026).

Korban terbaru adalah Muhammad Rifki Renaldi Gunawan yang meninggal saat mengikuti pelatihan di Satdik Yon Para Raider 465. Sebelumnya, tiga peserta lain, yakni Yonanda Muhammad Taufiq, Anisa Muyassaroh, dan Novia Rahmadhani Sihotang, juga meninggal saat menjalani latsarmil calon pengelola Kopdes dan KNMP.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Empat Peserta Meninggal, DPR Desak Latsarmil SPPI Dihentikan | Monitor Indonesia