Makassar, MI– Pemerintah menargetkan sebanyak 40.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih mulai beroperasi pada Oktober 2026. Saat ini, pemerintah memfokuskan penyelesaian pembangunan koperasi hingga September agar dapat segera beroperasi dan menjadi motor penggerak ekonomi desa.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan seluruh kementerian terkait telah diminta memprioritaskan penyelesaian program tersebut pada tahun ini. Meski target awal sempat mencapai 80.000 unit, pemerintah memilih memastikan 40.000 koperasi benar-benar siap beroperasi.
"Fokus kita sekarang menyelesaikan pembangunan tahun ini. Targetnya sekitar 40.000 Kopdes sudah bisa berjalan mulai Oktober," kata Zulkifli Hasan usai menghadiri pelantikan dan rapat koordinasi Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Sulawesi Selatan di Makassar.
Menurut Zulhas, Kopdes Merah Putih nantinya tidak hanya berfungsi sebagai koperasi biasa, tetapi menjadi pusat layanan masyarakat di tingkat desa. Berbagai program pemerintah akan disalurkan melalui koperasi tersebut, mulai dari bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk bersubsidi, LPG bersubsidi, hingga layanan pembayaran listrik dan telepon.
Selain itu, Kopdes Merah Putih juga diproyeksikan menjadi offtaker atau pembeli langsung hasil pertanian dan perikanan masyarakat. Skema tersebut diharapkan mampu memotong rantai distribusi sehingga petani dan nelayan memperoleh harga jual yang lebih menguntungkan.
"Semua kebutuhan pemerintah nantinya disalurkan melalui Kopdes. Masyarakat juga bisa membayar listrik, telepon, membeli pupuk bersubsidi dan LPG di koperasi desa," ujarnya.
Zulhas menegaskan pemerintah akan lebih dahulu memastikan koperasi yang dibangun tahun ini berjalan optimal sebelum memperluas jumlahnya pada tahun berikutnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menyatakan pemerintah daerah masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait mekanisme operasional Kopdes Merah Putih.
Menurutnya, seluruh kebijakan mengenai jumlah koperasi maupun pola pelaksanaannya akan mengikuti arahan kementerian terkait.
Di Sulawesi Selatan sendiri, sebanyak 3.059 pengurus dan manajemen Kopdes Merah Putih telah terbentuk dan tersebar di 24 kabupaten/kota sebagai persiapan menjelang operasional koperasi pada Oktober mendatang.**
