Jakarta, MI - Sudaryono resmi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (22/7/2026). Ia menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Sudaryono memiliki total harta kekayaan sebesar Rp31.394.894.928.
Aset terbesar yang dimilikinya berupa tanah dan bangunan. Dalam LHKPN, ia tercatat memiliki 21 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bogor, Tangerang Selatan, Depok, Semarang, Sukoharjo, Jepara, Klaten, hingga Jakarta Selatan dengan nilai keseluruhan mencapai Rp69,694 miliar.
Selain itu, ia juga memiliki sejumlah kendaraan, antara lain Toyota Fortuner keluaran 2014 senilai Rp250 juta, Toyota Innova 2018 senilai Rp150 juta, Toyota Fortuner 2022 senilai Rp350 juta, satu unit sepeda motor bebek tahun 2022 senilai Rp13,9 juta, serta Toyota Innova 2023 senilai Rp311 juta.
Di luar aset properti dan kendaraan, Sudaryono melaporkan kepemilikan surat berharga senilai Rp7,645 miliar serta kas dan setara kas sebesar Rp13,345 miliar.
Namun, dalam laporan tersebut Sudaryono juga mencantumkan utang sebesar Rp60,365 miliar. Setelah dikurangi kewajiban tersebut, total kekayaan bersihnya tercatat Rp31,39 miliar.
