BREAKINGNEWS

Korban Gempa NTT 91 Orang Meninggal, 5.688 Gempa Susulan Masih Terjadi

Korban Gempa NTT 91 Orang Meninggal, 5.688 Gempa Susulan Masih Terjadi
Korban gempa NTT

Jakarta, MI– Korban meninggal akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 91 orang meninggal dunia, naik empat orang dibandingkan data sehari sebelumnya.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan ratusan korban lainnya masih menjalani perawatan akibat luka-luka.

“Jumlah korban meninggal sebanyak 91 jiwa atau bertambah 4 jiwa dari hari sebelumnya,” kata Berton dalam konferensi pers BNPB, Minggu (23/8/2026).

Korban meninggal tersebar di tujuh kabupaten. Manggarai menjadi daerah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 32 jiwa, disusul Manggarai Timur 31 jiwa dan Nagekeo 14 jiwa.

Berikut rinciannya:

Manggarai: 32 jiwa

Manggarai Timur: 31 jiwa

Nagekeo: 14 jiwa

Sikka: 6 jiwa

Ngada: 5 jiwa

Ende: 2 jiwa

Manggarai Barat: 1 jiwa

Dari total korban meninggal, 40 orang merupakan laki-laki dan 48 perempuan. Tiga korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

Data BNPB juga menunjukkan kelompok rentan menjadi bagian besar dari korban meninggal. Sebanyak 39 korban merupakan lanjut usia (lansia).

Selain itu, terdapat empat batita, satu balita, 12 anak dan remaja, serta 35 korban dewasa.

Tidak hanya korban meninggal, gempa tersebut juga menyebabkan 1.286 orang mengalami luka-luka.

BNPB mencatat penyebab kematian korban terbagi dalam dua kategori. Sebanyak 51 persen meninggal akibat dampak langsung gempa, terutama tertimpa reruntuhan bangunan.

Sementara 49 persen lainnya meninggal akibat dampak tidak langsung dari bencana.

5.688 Gempa Susulan, Warga Diminta Tetap Waspada

Situasi di NTT belum sepenuhnya aman. BNPB mencatat 5.688 kali gempa susulan terjadi sejak gempa utama mengguncang wilayah tersebut.

Gempa susulan terbesar tercatat bermagnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil bermagnitudo 1,1. Pada Minggu saja, sebanyak 130 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat.

“Sampai hari ini mencapai 5.688 kali, magnitudo terbesar adalah 6,2 dan yang terkecil adalah 1,1. Gempa susulan yang dirasakan warga saat ini, hari ini sebanyak 130 kali,” ujar Berton.

BNPB menyebut rangkaian gempa susulan masih menunjukkan pola yang belum sederhana. Kondisi ini membuat masyarakat di wilayah terdampak harus tetap waspada terhadap kemungkinan guncangan berikutnya.

“Gempa susulan diperkirakan berlangsung sekitar 3-4 minggu sejak gempa utama,” tegas Berton.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Korban Gempa NTT 91 Orang Meninggal, 5.688 Gempa Susulan Masih Terjadi | Monitor Indonesia