Negara Diyakini Punya Alat yang Bisa Memutuskan Mata Rantai Terorisme

  • Whatsapp
Negara Diyakini Punya Alat yang Bisa Memutuskan Mata Rantai Terorisme
Ilustrasi.

Monitorindonesia.com – Aksi terorisme yang baru-baru ini terjadi. seperti bom bunuh diri di Geraja Katedral Makasar dan serangan di Mabes Polri, ternyata ada persoalan stigma di masyarakat yang harus dijadikan pemikiran bersama dan menjadi persoalan serius ketika stigma ini berkembang ditengah masyarakat.

Demikian dikatakan Ketua Umum PP PMKRI, Benidiktus Papa dalam diskusi virtual yang diselenggarakan oleh Kaukus Muda Indonesia (KMI) bertema “Mencari Akar dan Menemukan Format Ideal Penanganan Terorisme di Indonesia”, Senin (5/4/2021).

Lanjut Benidiktus, ada warisan pemahaman yang harus dijawab oleh negara yang semestinya ada langkah antisipasi dan solusi dari negara.

“Saya kira negara punya alat yang bisa memutuskan mata rantai terorisme. Langkah yang diambil juga bukan hanya untuk kejadian hari ini tetapi juga untuk kedepannya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan sama, Ketua Umum IMM Najih Prastiyo menilai bahwa upaya melawan radikalisme dengan cara radikal hanya akan menimbulkan efek domino. Sebab, konsep ini justru akan menambah daftar panjang radikalisme di Indonesia.

“Ada kecenderungan pelaku teror adalah anak muda dan bisa jadi kelompok muda ini gagap dalam membaca kondisi saat ini. Dalam konteks media sosial, kita sering alpa dalam melahirkan motivator baru. Ini juga yang perlu dipersiapkan oleh kita,” ungkapnya. (Ery)

Pos terkait