Usai Pemberkatan Nikah, Seorang Pria di Manado Bunuh Diri

  • Whatsapp
Usai Pemberkatan Nikah, Seorang Pria di Manado Bunuh Diri
Ilustrasi bunuh diri. [Depositphotos]

Manado, Monitorindonesia.com – Seorang pria berinisial GFS ditemukan tewas usai melompat dari lantai 7 salah satu hotel berbintang di Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (28/5/2021). Padahal, GFS baru saja melangsungkan pemberkatan pernikahan sebelum mengakhiri hidupnya.

Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pukul 14.00 Wita. Saat itu, warga Desa Tateli Tiga, Jaga I Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa itu nekat melompat dari kamar 710 di hotel tempatnya menginap.

Bacaan Lainnya

“Menurut keterangan saksi tiba-tiba Korban GFS masuk ke dalam kamar dan langsung berlari menuju balkon yang saat bersamaan saksi mendengar suara bunyi keras di pintu. Mendengar hal tersebut saksi langsung melihat ke balkon mendapati korban sudah tidak ada di sana diduga korban melompat ke luar dari lantai tujuh,” ujar Elvianus Laoli saat dikonfirmasi.

Kapolres menambahkan, korban dibawa ke rumah sakit dalam keadaan sudah tak bernyawa. Pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban tewas setelah mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri, luka pada bagian dada, dan mengalami patah tulang di bagian bahu kiri.

“Motifnya belum diketahui,” kata Kombes Pol Elvianus Laoli.

Rekaman detik-detik sebelum pengantin GFS bunuh diri telah beredar di media sosial. Dalam rekaman video yang di-posting di Instagram tersebut, tampak dua rekan GFS di kamar hotel dan istirahat kasur.

Salah satu di antaranya tidur-tiduran sambil bermain HP. Sementara seorang lainnya terlihat siaran langsung di media sosial.

Tiba-tiba sang pengantin pria berlari dari dalam kamar menuju ke balkon kamar hotel yang berada di lantai 7 hotel berbintang di Manado itu. Awalnya, salah satu temannya hanya melirik aksi si pengantin laki-laki yang tidak terlihat dalam video. Sementara temannya juga masih tidur-tiduran di kasur.

Mereka baru menyadari pengantin pria melompat dari balkon di lantai 7. Keduanya pun panik dan berlari. Salah seorang di antaranya menonaktifkan ponselnya yang merekam kejadian itu.

Korban mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri, luka pada bagian dada dan mengalami patah tulang di bagian bahu kiri. [Lin]

 

Pos terkait