Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Emrus : Ada yang Salah Sistem Politik Pilkada

  • Whatsapp
Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Emrus : Ada yang Salah Sistem Politik Pilkada
Komunikolog Indonesia Emrus Sihombing.[MI Dok]

Monitorindonesia.com – Komunikolog Indonesia Emrus Sihombing mengaku prihatin masih ada Kepala Daerah yang terkena oeprasi tangkap tangan (OTT) karena korupsi.

“Apa yang salah? Kabar ada kepala daerah OTT terkait dugaan tindak pidana korupsi. Memprihatinkan di tengah kita menghadapi berbagai masalah akibat pandemi Covid-19,” ujar Emrus di Jakarta, Sabtu (27/2/2021).

Bacaan Lainnya

Emrus berhipotesa, ada yang salah dari sistem politik Pilkada, terutama sistem rekrutmen bakal calon (Balon) dan politik panggung belakang terkait Pilkada.

“Untuk itu, sudah sangat penting dilakukan pengkajian dan evaluasi secara konprihensif terhadap sistem politik Pilkada untuk melahirkan solusi, agar pelaksanaan demokrasi Pilkada kita lebih baik ke depan,” kata Emrus.

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah ditangkap tim Satgas KPK pada Jumat malam. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, menngungkap, ada enam orang yang terjaring OTT. Sebagian di antaranya merupakan pejabat di Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Ada enam orang terdiri dari kepala daerah (Nurdin Abdullah), pejabat di lingkungan pemprov sulsel dan pihak swasta,” kata Ali.[man]

Pos terkait