BREAKINGNEWS

Cekik Pacar hingga Tewas, WN Singapura Sembunyikan Jasad Korban di Tumpukan Boneka

Cekik Pacar hingga Tewas, WN Singapura Sembunyikan Jasad Korban di Tumpukan Boneka
Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang.

Denpasar, MI– Polisi mengungkap kasus pembunuhan sadis yang dilakukan seorang warga negara (WN) Singapura berinisial MZ (26) terhadap kekasihnya, AS (26), di sebuah rumah kos di kawasan Pemogan, Denpasar Selatan, Bali. 

Setelah diduga mencekik korban hingga tewas, pelaku menyembunyikan jasad korban di bawah tumpukan boneka dan karpet untuk menghilangkan jejak.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang mengatakan, jenazah korban ditemukan dalam kondisi membusuk di lantai kamar indekos setelah pihak keluarga curiga karena korban tidak dapat dihubungi selama beberapa hari.

Saat memasuki kamar, adik korban mencium bau busuk yang menyengat. Setelah diperiksa, korban ditemukan telentang di lantai dengan tubuh tertutup boneka-boneka berukuran besar serta karpet yang disusun rapi.

"Kondisi jenazah korban sudah mengalami pembengkakan, pembusukan, menimbulkan bau menyengat, serta kulit ari sudah mengelupas. Tidak ditemukan luka terbuka karena kondisi mayat sudah mengalami pembusukan," ujar Leonardo.

Penyelidikan mengungkap korban dan pelaku merupakan pasangan kekasih yang telah tinggal bersama di rumah kos tersebut sejak Maret 2025. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pembunuhan diduga dipicu konflik asmara yang dipenuhi rasa cemburu dan dugaan perselingkuhan.

Leonardo menjelaskan, pelaku mengaku mencekik korban selama kurang lebih 15 menit hingga korban tidak bernyawa.

"Motif sementara dari hasil interogasi adalah sakit hati terkait hubungan asmara. Pelaku melakukan penganiayaan dengan mencekik korban selama kurang lebih 15 menit," katanya.

Fakta lain yang terungkap, seorang teman pelaku berinisial DP sempat diajak menginap di lokasi kejadian beberapa hari setelah pembunuhan. Saksi mengaku telah mencium bau tidak sedap dari kamar korban, namun ketika menanyakan sumber bau tersebut, pelaku justru marah dan memukul tembok.

Kasus ini akhirnya terungkap setelah adik korban mendatangi rumah kos untuk memastikan kondisi kakaknya yang tidak bisa dihubungi. Temuan jasad korban langsung dilaporkan ke polisi melalui layanan darurat.

Tim gabungan bergerak cepat dan berhasil menangkap MZ hanya sekitar tiga jam setelah laporan diterima. Saat akan diamankan, pelaku sempat berusaha melawan dan melarikan diri ke arah Sanur sebelum akhirnya berhasil dibekuk.

Polisi juga mengungkap bahwa MZ masuk ke Indonesia menggunakan izin tinggal untuk tujuan wisata. Namun, berdasarkan data keimigrasian, pelaku diduga telah overstay sejak 2025.

Saat ini, MZ telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk mengumpulkan alat bukti tambahan untuk melengkapi berkas penyidikan.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Cekik Pacar hingga Tewas, WN Singapura Sembunyikan Jasad Korban di Tumpukan Boneka | Monitor Indonesia