Mataram, MI – Satu korban meninggal dunia dalam insiden kebakaran KM Putri Yasmin akhirnya tiba di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.
Kedatangan jenazah menjadi kabar paling duka di tengah proses evakuasi penumpang dan awak kapal yang masih berlangsung. Korban langsung dibawa ke RSUP NTB untuk menjalani proses identifikasi.
Hingga korban tiba di Lembar, aparat belum dapat memastikan identitas maupun jenis kelamin korban. Bahkan, pihak KSOP Lembar masih menunggu hasil pemeriksaan kepolisian untuk memastikan apakah korban merupakan penumpang atau awak KM Putri Yasmin.
Kepala KSOP Lembar Syamsurizal menegaskan proses evakuasi menjadi prioritas utama setelah kapal terbakar di perairan Selat Lombok.
“Yang penting evakuasi dulu, nanti kita data semuanya,” kata Syamsurizal.
Selain korban meninggal, dua korban selamat, masing-masing seorang pria dan perempuan, juga tiba di Pelabuhan Lembar. Keduanya langsung dilarikan ke RSUP NTB untuk mendapatkan penanganan medis.
Jenazah korban kemudian ditempatkan untuk proses identifikasi lebih lanjut. Polisi masih bekerja untuk memastikan identitas korban sekaligus mencocokkannya dengan daftar penumpang dan awak kapal.
Sementara itu, proses evakuasi korban lainnya masih terus dilakukan. Sebagian korban dievakuasi menuju Padangbai, Bali, sedangkan sebagian lainnya dibawa ke Pelabuhan Lembar.
Data resmi mengenai jumlah keseluruhan korban, identitas korban meninggal, serta penyebab kebakaran belum dipastikan karena proses evakuasi dan identifikasi masih berlangsung.**
