Sumedang, MI– Sebuah truk tangki pengangkut 25.000 liter bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina terbakar hebat di Kilometer 207 Tol Cisumdawu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (4/6/2026) siang. Insiden yang terjadi saat kendaraan melaju dari arah Bandung menuju Cirebon itu menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp3,2 miliar.
Kobaran api dengan cepat melahap sebagian besar badan truk yang mengangkut solar dan Pertalite. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan sempat mengganggu arus lalu lintas di ruas tol tersebut.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Sumedang langsung diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan kejadian sekitar pukul 13.30 WIB.
Danpos Disdamkarmat Sumedang, Yanyan Herdiana, mengatakan proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih tiga jam dengan melibatkan empat unit mobil pemadam kebakaran serta bantuan dari sejumlah instansi.
"Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB dan kami melakukan pemadaman sekitar tiga jam bersama tim pemadam. Unit yang digerakkan sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran Sumedang," ujar Yanyan.
Untuk mempercepat pengendalian api, petugas juga mendapat dukungan armada tambahan dari Kabupaten Majalengka, BPBD, dan pasokan air dari PDAM.
"Alhamdulillah, untuk pemadaman kami tidak ada kendala sama sekali. Hanya kami memerlukan bantuan satu unit dari Majalengka, ditambah bantuan BPBD serta water supply dari PDAM," katanya.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu panas berlebih pada sistem pengereman kendaraan. Kondisi tersebut menyebabkan ban belakang terbakar sebelum api merembet dan membesar karena truk membawa muatan BBM dalam jumlah besar.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Selama proses penanganan berlangsung, petugas bersama PT Jasa Marga melakukan penutupan sementara jalur guna menjamin keselamatan pengguna jalan dan memudahkan proses pemadaman.
"Lalu lintas saat pemadaman dibantu juga oleh tim PT Jasa Marga untuk mengamankan proses penutupan jalan," kata Yanyan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, insiden ini menjadi peringatan serius mengenai pentingnya pemeriksaan kondisi teknis kendaraan berat, terutama sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan jauh dengan muatan bahan bakar yang sangat mudah terbakar.
Kebakaran berhasil dikendalikan sebelum merembet ke kendaraan lain maupun area sekitar ruas Tol Cisumdawu. Aparat kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti insiden yang menghanguskan truk tangki dan menyebabkan kerugian miliaran rupiah tersebut.**

