Depok, MI– Kebakaran hebat melanda deretan kios dan lapak di kawasan Jalan Kampung Lio, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Minggu (15/6/2026) sore. Sedikitnya tujuh unit kios dan tempat usaha di tepi rel Stasiun Depok Baru hangus terbakar setelah api diduga muncul akibat korsleting listrik di sebuah tempat laundry.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut memaksa petugas mengevakuasi puluhan warga dan masyarakat sekitar demi menghindari risiko yang lebih besar.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tessy Haryati, mengatakan kebakaran menghanguskan sejumlah bangunan usaha yang sebagian besar berdiri dalam konstruksi semi permanen.
"Sebanyak tujuh kios terbakar dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Tessy.
Bangunan yang terdampak meliputi kios laundry, lapak rongsok, bengkel motor, usaha cutting sticker, konter pulsa, warung kopi hingga kios burung dara. Api dengan cepat menjalar dari titik awal kebakaran karena bangunan berdempetan dan mudah terbakar.
Berdasarkan hasil pendataan awal, sumber api diduga berasal dari kegagalan instalasi listrik di salah satu kios laundry.
"Kami menduga penyebab awal kebakaran adalah kegagalan instalasi listrik di kios laundry. Namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan," ujar Tessy.
Laporan kebakaran diterima DPKP Kota Depok sekitar pukul 17.31 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, kobaran api sudah membesar dan melahap bangunan ruko serta sejumlah kios di sekitarnya.
Untuk mengendalikan kebakaran, DPKP Kota Depok mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan 23 personel. Setelah berjibaku selama lebih dari tiga jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 21.00 WIB.
Dalam proses penanganan, petugas berhasil menyelamatkan sedikitnya 27 warga yang berada di sekitar lokasi, terdiri dari 22 laki-laki dan lima perempuan. Selain itu, sekitar 100 warga sekitar turut dievakuasi guna mengantisipasi kemungkinan api meluas.
"Jumlah korban yang diselamatkan 22 laki-laki, lima perempuan, dan kurang lebih 100 masyarakat sekitar. Tidak ada korban meninggal dunia," ungkap Tessy.
Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terhadap nilai kerugian material yang ditimbulkan. Sementara itu, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang meluluhlantakkan deretan kios tersebut.**

