Klaten, MI– Suasana meriah Festival Memet Ikan 2026 di Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berubah menjadi duka setelah seorang peserta meninggal dunia saat mengikuti tradisi menangkap ikan di area persawahan, Minggu (19/7/2026).
Korban diketahui bernama Suheri (45), warga Kecamatan Bayat, Klaten. Pria tersebut mendadak pingsan di tengah kegiatan yang diikuti ratusan warga. Meski sempat dievakuasi dan mendapat penanganan medis, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Hasil pemeriksaan awal kepolisian bersama tim medis menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal akibat kelelahan yang memicu serangan jantung, diperparah riwayat penyakit hipertensi yang dideritanya.
Pamapta 2 Polresta Klaten, Ipda Jarot Dwi Haryono, mengatakan korban sempat mengikuti tradisi memet ikan seperti peserta lainnya sebelum tiba-tiba kehilangan kesadaran.
"Yang bersangkutan meninggal secara wajar. Punya riwayat hipertensi, kelelahan, pingsan, dan juga serangan jantung hingga meninggal dunia," ujar Jarot.
Polisi memastikan insiden tersebut bukan disebabkan korban tenggelam. Kedalaman air di lokasi festival relatif dangkal sehingga tidak memungkinkan terjadinya kecelakaan akibat tenggelam.
Menurut Jarot, begitu menerima laporan adanya peserta yang pingsan, petugas bersama tim medis langsung melakukan evakuasi ke rumah sakit. Namun upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan memutuskan tidak dilakukan autopsi. Mereka juga telah menandatangani surat pernyataan penolakan pemeriksaan forensik terhadap jenazah.
Festival Memet Ikan merupakan tradisi tahunan yang menjadi daya tarik masyarakat Klaten. Kegiatan ini menghadirkan ribuan warga yang turun ke sawah untuk berebut menangkap ikan sebagai bagian dari tradisi budaya dan hiburan rakyat. **
