Geger di Sukomanunggal, Satpam Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Surabaya, MI - Suasana pagi di sebuah gedung di kawasan Jalan Sukomanunggal Jaya 11-15, Surabaya, mendadak gempar setelah seorang petugas keamanan ditemukan tewas bersimbah darah di pos jaga, Senin (11/5/2026) pagi. Korban diketahui berinisial D (34).
Kapolsek Sukomanunggal, M Akhyar, mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. Korban ditemukan oleh kepala keamanan setempat bernama Sutarno.
“TKP di pos satpam atau pos security. Korbannya masih memakai pakaian security,” kata Akhyar saat dikonfirmasi.
Akhyar menjelaskan, awalnya saksi merasa ada yang janggal karena lampu di pos keamanan masih menyala hingga sekitar pukul 05.00 WIB. Padahal, berdasarkan prosedur operasional, lampu seharusnya sudah dimatikan pada jam tersebut.
“Dia curiga kenapa lampunya jam 05.00 WIB belum mati. SOP-nya kan harus mati,” ujarnya.
Kecurigaan itu membuat saksi mulai mencari keberadaan korban. Ia sempat mengecek sejumlah area, termasuk musala di sekitar lokasi karena korban diketahui rutin melaksanakan salat di tempat itu.
“Dilihat di musala tidak ada. Saat berjalan ke arah pos security, saksi melihat bercak darah. Setelah dicek ke dalam, korban ditemukan sudah tergeletak,” tutur Akhyar.
Polisi menduga pelaku sempat membawa kabur ponsel korban. Meski begitu, sejumlah barang berharga lainnya, termasuk sepeda motor korban, masih ditemukan di lokasi.
“Sepeda motor masih ada di samping, kuncinya juga masih tergantung. Jadi, kami belum mengetahui motif maupun modus operandi pelaku, kenapa hanya handphone yang diambil,” ungkapnya.
Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. Polsek Sukomanunggal juga berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk mengungkap kasus tersebut.
“CCTV tidak ada karena gedung itu sudah lama mangkrak, sekitar lima sampai enam tahun. Pelakunya juga belum teridentifikasi,” tutup Akhyar.
Topik:
