BREAKINGNEWS

Petani di Blitar Ditemukan Tewas di Ladang Tebu

Petani di Blitar Ditemukan Tewas di Ladang Tebu
Evakuasi petani lansia yang ditemukan meninggal dunia di ladang tebu (Foto: Repro)

Blitar, MI - Seorang petani lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area ladang tebu bekas pembakaran di Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, pada Selasa (26/5/2026) sore.

Korban diduga tewas akibat kekurangan oksigen setelah terjebak kepulan asap tebal saat membakar daun tebu kering atau daduk di lahannya.

Korban bernama Subandi alias Bejo (65), warga Dusun Sumberglagah RT 05 RW 02, Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.

Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saeful Muheni, menjelaskan korban sebelumnya pergi ke ladang tebu miliknya sejak pagi sekitar pukul 07.30 WIB dengan membawa peralatan pertanian.

"Namun hingga sore hari korban tidak kunjung pulang, sehingga keluarga meminta bantuan warga untuk mencari,” ujar Saeful, dikutip Rabu (27/5/2026).

Dua warga yang melakukan pencarian akhirnya menemukan korban dalam kondisi tergeletak dan tidak bergerak di area ladang bekas pembakaran tebu sekitar pukul 17.30 WIB. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Wonotirto bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Blitar dan tenaga kesehatan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa kondisi korban.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat kekurangan oksigen setelah menghirup asap pekat dari pembakaran daun tebu kering yang merembet akibat tiupan angin.

Selain itu, korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit sesak napas yang diduga memperburuk kondisinya saat berada di tengah kepulan asap.

“Hasil pemeriksaan petugas kesehatan dan Tim Inafis, korban diduga meninggal akibat kehabisan oksigen karena menghirup kepulan asap tebal saat membakar daun tebu kering,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan luar, petugas menemukan luka lecet di bagian belakang kepala dan pinggang korban yang diduga akibat korban terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri dari kepulan asap.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya sabit dan alat pemukul api sederhana yang digunakan saat membakar daduk tebu.

Setelah pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian pun mengingatkan masyarakat, khususnya para petani, agar lebih waspada saat melakukan pembakaran lahan atau daun tebu kering. 

Warga diminta menghindari pembakaran saat kondisi angin kencang karena dapat memicu asap pekat yang membahayakan keselamatan.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Petani di Blitar Ditemukan Tewas di Ladang Tebu | Monitor Indonesia