Pontianak, MI – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat diperkuat dengan pengerahan 1.260 prajurit TNI. Ribuan personel tersebut disiapkan untuk membantu pemadaman sekaligus mencegah kebakaran meluas di sejumlah wilayah.
Pengerahan pasukan merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI, jajaran menteri, Panglima TNI, dan Kapolri untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan.
Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengatakan 1.260 prajurit akan diterjunkan secara bertahap ke wilayah yang membutuhkan penanganan.
“Sebanyak 3 Satuan Setingkat Kompi (SSY) atau 1.260 personel disiapkan untuk diterjunkan secara bertahap ke sejumlah wilayah di Kalbar,” kata Novi, Senin (24/8/2026).
Novi sebelumnya memberikan pengarahan kepada personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Penanggulangan Bencana Karhutla di Marshalling Area Yonif TP 882/Hulubalang, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (23/8/2026).
Sebanyak 1.260 personel itu berasal dari tiga satuan. Masing-masing satuan mengirimkan 420 prajurit.
Mereka terdiri atas 420 personel Yonif TP 538/PTA Banyuwangi dari Kodam V/Brawijaya, 420 personel Yonif TP 542/AW Mojokerto dari Kodam V/Brawijaya, serta 420 personel Yonif TP 839/SN Kuningan dari Kodam III/Siliwangi.
Pengiriman pasukan dimulai dari gelombang pertama. Sebanyak 420 personel Yonif TP 538/PTA diberangkatkan menuju Pontianak melalui dua jalur penerbangan.
“Untuk gelombang pertama, sebanyak 420 personel Yonif TP 538/PTA diberangkatkan melalui dua titik menuju Pontianak,” ujar Novi.**
