BREAKINGNEWS

Antrean BBM Kembali Lumpuhkan Aktivitas Warga Kobar, Pertamina Turunkan Tim Cek SPBU

Antrean BBM Kembali Lumpuhkan Aktivitas Warga Kobar, Pertamina Turunkan Tim Cek SPBU
Antrean BBM Kembali Lumpuhkan Aktivitas Warga Kobar, Pertamina Turunkan Tim Cek SPBU

Kotawaringin Barat, MI – Antrean panjang kendaraan kembali terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Warga mengaku harus mengantre hingga dua jam untuk mendapatkan BBM bersubsidi, bahkan sebagian tidak kebagian karena stok habis sebelum tiba giliran mengisi.

Sejak pagi, barisan sepeda motor dan mobil terlihat mengular di sejumlah SPBU. Kondisi ini kembali memicu keluhan masyarakat karena dinilai telah mengganggu aktivitas sehari-hari dan menjadi persoalan yang terus berulang.

Siti, warga Kecamatan Kotawaringin Lama, mengatakan antrean panjang kini hampir menjadi pemandangan rutin. Menurutnya, warga tidak hanya harus menunggu lama, tetapi juga menghadapi risiko kehabisan BBM saat giliran pengisian tiba.

"Setiap hari begini terus. Sudah ngantri lama, pas giliran mau ngisi malah dibilang habis. Kalau Pertalite memang sering antre, sekarang yang lain juga ikut antre," ujar Siti, Selasa (21/7/2026).

Keluhan serupa disampaikan Heru, warga Pangkalan Bun. Ia mengaku antrean berkepanjangan membuat pekerjaannya terganggu karena harus meluangkan waktu berjam-jam hanya untuk memperoleh bahan bakar.

"Mau bagaimana lagi, tetap harus antre. Kadang sudah lama menunggu, tapi belum tentu kebagian," katanya.

Warga berharap pemerintah bersama Pertamina segera memastikan distribusi BBM berjalan normal sehingga antrean panjang yang terus berulang tidak lagi menjadi beban masyarakat. Mereka menilai kondisi tersebut tidak hanya menyita waktu, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang bergantung pada kendaraan untuk bekerja maupun bepergian.

Menanggapi keluhan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyatakan akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Perusahaan meminta informasi rinci terkait lokasi SPBU, waktu kejadian, dan jenis BBM yang mengalami antrean agar penyebab persoalan dapat segera diidentifikasi.

"Kami perlu info detail agar bisa dicek tim di lapangan," kata Supervisor Communication and Relation PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Gayuh Mustiko Jati.

Menurut Pertamina, data tersebut akan menjadi dasar evaluasi untuk mengetahui penyebab antrean maupun laporan stok BBM yang habis di sejumlah SPBU.

Antrean BBM di Kotawaringin Barat sendiri bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa pekan terakhir, persoalan serupa terus berulang hingga mendorong aparat kepolisian melakukan pemeriksaan barcode BBM subsidi di SPBU, sementara Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat juga telah menyiapkan satuan tugas untuk mengawasi distribusi bahan bakar agar penyalurannya lebih tepat sasaran.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Antrean BBM Kembali Lumpuhkan Aktivitas Warga Kobar, Pertamina Turunkan Tim Cek SPBU | Monitor Indonesia