BREAKINGNEWS

Asap Karhutla Mulai Hantam Kesehatan, 2.052 Warga Kalteng Terserang ISPA

Asap Karhutla Mulai Hantam Kesehatan, 2.052 Warga Kalteng Terserang ISPA
Kabut asap di Palangkaraya

Palangka Raya, MI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mulai menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat. Dalam sepekan, sebanyak 2.052 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tercatat di 14 kabupaten/kota.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan kasus tersebut tercatat sepanjang periode 7-14 Agustus 2026. Lonjakan paling tajam terjadi pada 11 Agustus dengan tambahan 600 kasus dalam sehari.

Dari jumlah tersebut, sembilan pasien harus menjalani rawat inap.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kalteng, dr. Riza Syahputra, mengatakan peningkatan kasus menjadi perhatian serius karena terjadi bersamaan dengan memburuknya kondisi udara akibat asap karhutla.

“Selama periode 7 sampai 11 Agustus 2026 tercatat 2.052 kasus ISPA di 14 kabupaten dan kota. Pada 11 Agustus terdapat 600 kasus baru, dengan sembilan pasien dirawat inap,” ujar Riza, Sabtu (15/8/2026).

Palangka Raya menjadi daerah dengan kasus ISPA harian tertinggi pada 11 Agustus dengan 115 kasus. Kabupaten Kotawaringin Barat menyusul dengan 111 kasus.

Secara keseluruhan, jumlah kasus meningkat sekitar 39,2 persen dibandingkan kondisi pada 7 Agustus.

Lonjakan tersebut terjadi ketika titik panas masih tersebar di berbagai wilayah Kalteng. Data BMKG hingga 14 Agustus mencatat 645 hotspot di provinsi tersebut.

Kotawaringin Timur menjadi wilayah dengan konsentrasi titik panas tertinggi, yakni 189 hotspot, disusul Kapuas sebanyak 114 hotspot.

Dampak karhutla juga mulai terlihat dari pergerakan asap. Asap terpantau bergerak menuju arah barat laut dan mulai memengaruhi sejumlah wilayah.

Kondisi berkabut asap dilaporkan terjadi di Buntok dan Muara Teweh. Jarak pandang di kedua wilayah tersebut berada pada kisaran 5-7 kilometer.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Asap Karhutla Mulai Hantam Kesehatan, 2.052 Warga Kalteng Terserang ISPA | Monitor Indonesia