Sofifi, MI - Di tengah agenda padat di luar daerah, Gubernur Malut, Sherly Tjoanda terus membawa nama Maluku Utara tampil dan bersinar di tingkat nasional melalui berbagai kegiatan strategis yang berkaitan langsung dengan pembangunan daerah.
Berbagai agenda yang dijalani tidak hanya sebatas menghadiri kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperjuangkan kepentingan Maluku Utara di tingkat pusat.
Mulai dari koordinasi dengan kementerian, menghadiri forum nasional, hingga membangun komunikasi aktif dengan berbagai pihak untuk mendorong percepatan pembangunan di Maluku Utara.
Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim), Abdul Karim mengungkapkam agenda gubernur di luar daerah saat ini sangat padat dan berkaitan dengan berbagai kegiatan strategis pemerintahan
Salah satu agenda penting yang dihadiri Gubernur Sherly Tjoanda di luar daerah adalah menghadiri penerimaan penghargaan nasional terbaik pertama dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stanting pada ajang Pemenang Apreasiasi Pemerintahan Daerah Berprestasi Tahun 2026 di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Gubernur di luar daerah sangat padat kegiatannya, seperti kita ketahui tadi malam di NTB beliau penerimaan penghargaan juara satu stanting dan juara satu pengurangan pengangguran, unkap Abdul Karim di Sofifi, Rabu (20/5/2026)
Pernyataan itu sekaligus menjawab berbagai pertanyaan publik terkait ketidakhadiran gubernur di Maluku Utara dalam beberapa waktu terakhir.
Abdul Karim menjelaskan, keberadaan gubernur di luar daerah bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan menjalankan mandat pemerintahan dan menghadiri undangan resmi yang berkaitan dengan pembangunan daerah.
"Sehingga ketidak kehadiran gubernur di Maluku Utara itu adalah bagian dari gubernur hadir dan menghadiri undangan kegiatan di luar Maluku Utara."
Ia memastikan roda pemerintahan di Maluku Utara tetap berjalan normal dan terkendali. Selama gubernur berada di luar daerah, koordinasi pemerintahan tetap ditangani oleh Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, serta seluruh jajaran pejabat daerah.
"Dan kegiatan di Maluku Utara di handel oleh wakil gubernur, Sekda dan pejabat daerah lainnya."
Abdul Karim mengatakan kehadiran Gubernur Sherly Tjoanda dalam berbagai agenda nasional juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Maluku Utara di hadapan pemerintah pusat, sekaligus membuka peluang dan dukungan untuk program pembangunan bagi daerah Maluku Utara.
"Kegiatan yang dilakukan oleh Gubernur di luar Maluku Utara itu adalah merupakan bagian dalam melaksanakan tugas kedinasan untuk Maluku Utara."

