Ternate, MI - Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, mengakui kualitas sumber daya aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemprov Malut masih menghadapi persoalan mendasar. Mayoritas ASN dinilai belum memiliki keahlian teknis yang memadai untuk menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di lapangan.
Pengakuan itu disampaikan Sherly saat membuka Alignment Forum Pelatihan Dasar bagi 317 CPNS Malut, di Bela Hotel, Ternate, Rabu (29/7/2026). Kegiatan bertema Membangun Profil Daerah yang Adaptif tersebut merupakan kolaborasi BPSDM, BKD, dan Biro Organisasi Setda Malut.
Dalam sambutannya, Sherly Tjoanda mengungkapkan hasil evaluasi yang dilakukannya melalui wawancara terhadap sejumlah ASN. Dari hasil tersebut, ia menemukan masih banyak aparatur yang belum ditempatkan sesuai kompetensi, sekaligus memiliki keterbatasan kemampuan teknis.
"Pemerintah itu ibarat sebuah kapal, sedangkan ASN adalah mesin yang menggerakkan kapal tersebut agar dapat berjalan dengan baik. Salah satu kekurangan yang kita miliki adalah skill teknis yang dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan," kata Sherly.
Menurutnya, sebagian besar ASN di Maluku Utara masih memiliki kompetensi yang bersifat umum. Bahkan lulusan perguruan tinggi di bidang perikanan maupun pertanian belum memiliki spesialisasi yang sesuai dengan kebutuhan teknis pemerintahan.
"Rata-rata ASN memiliki skill umum. Padahal kita membutuhkan ilmu yang lebih spesifik untuk menyelesaikan persoalan teknis di lapangan," ujarnya.
Sherly Tjoanda menegaskan pelaksanaan Alignment Forum bertujuan menyelaraskan program pengembangan kompetensi antara Badan Kepegawaian Negara (BKN), Lembaga Administrasi Negara (LAN), BKD, dan BPSDM agar pelatihan CPNS menghasilkan aparatur yang benar-benar dibutuhkan daerah.
Ia menekankan pentingnya pemetaan kompetensi ASN berdasarkan kebutuhan riil daerah, mulai dari mengidentifikasi persoalan hingga menentukan jenis keahlian yang diperlukan untuk menyelesaikannya.
Sherly Tjoanda meminta BPSDM Maluku Utara tidak lagi hanya berorientasi pada penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan secara administratif, tetapi mampu menjadi institusi yang mencetak ASN dengan kemampuan menyelesaikan masalah.
"BPSDM bukan hanya menghasilkan banyak diklat, tetapi harus menjadi lembaga yang meningkatkan kapasitas ASN sehingga memiliki skill yang mampu menyelesaikan persoalan di Maluku Utara," tegasnya.
Sherly Tjoanda juga mengapresiasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang dinilai proaktif mendampingi Pemprov Malut sejak 2025, khususnya melalui penerapan manajemen talenta.
Ia berharap penguatan kompetensi aparatur dapat mempercepat reformasi birokrasi sehingga pemerintahan berjalan lebih efektif, produktif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sherly Tjoanda juga menargetkan Maluku Utara menjadi daerah percontohan pengembangan ASN di wilayah kepulauan. Menurutnya, karakteristik daerah kepulauan memiliki tantangan yang berbeda sehingga membutuhkan model pengembangan aparatur yang juga berbeda.
"Harapan saya Maluku Utara bisa menjadi training center untuk Indonesia Timur. BPSDM Maluku Utara bukan hanya meningkatkan kapasitas SDM daerah, tetapi menjadi pusat pembelajaran bagi Indonesia Timur," katanya.
Ia berharap seluruh peserta Pelatihan Dasar CPNS mampu membangun pola pikir yang tepat sejak awal sebagai aparatur negara sehingga pengembangan karier mereka berjalan sesuai kebutuhan organisasi dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan di Maluku Utara.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan PT Taspen mengenai penyelenggaraan produk asuransi bagi ASN di lingkungan Pemprov Malut.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi talk show yang menghadirkan Kepala BKN RI Zudan Arif Fakrulloh, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufik, dan Sekda Malut, Samsuddin Abdul Kadir sebagai narasumber.
Turut hadir Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, Kepala Kantor Regional XI BKN Manado, para bupati dan wali kota se-Maluku Utara, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta 317 peserta Pelatihan Dasar CPNS.
