BREAKINGNEWS

Heroik Selamatkan Pelajar Tenggelam, Prajurit TNI AU dan Polisi Gugur

Heroik Selamatkan Pelajar Tenggelam, Prajurit TNI AU dan Polisi Gugur
Heroik Selamatkan Pelajar Tenggelam, Prajurit TNI AU dan Polisi Gugur

Maluku Tenggara, MI– Aksi heroik menyelamatkan nyawa seorang pelajar berakhir dengan pengorbanan dua aparat negara. Seorang prajurit TNI Angkatan Udara dan anggota Polri gugur setelah diterjang ombak besar saat berupaya menyelamatkan pelajar yang terseret arus di Pantai Nirun, Desa Elaar Ngursoin, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara.

Prajurit TNI AU yang gugur diketahui bernama Serda Raden Rangga Satya, sementara anggota Polri yang turut menjadi korban adalah Briptu Nanda Tutupoho dari Polda Maluku.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (21/6/2026) ketika seorang pelajar SMP berinisial OH (16) terjatuh ke laut saat berwisata bersama rombongannya. Korban yang terseret arus sempat berteriak meminta pertolongan.

Mendengar jeritan tersebut, Serda Rangga dan Briptu Nanda tanpa ragu langsung terjun ke laut untuk melakukan penyelamatan. Keduanya berusaha menembus ombak besar dan arus kuat demi menyelamatkan pelajar yang berada dalam kondisi kritis.

“Mendengar teriakan tersebut, Serda Rangga bersama Briptu Nanda Tutupoho dari Polda Maluku segera terjun ke laut untuk memberikan bantuan,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, Selasa (23/6/2026).

Upaya penyelamatan berhasil. Pelajar yang menjadi korban berhasil dievakuasi dan selamat. Namun, keberhasilan itu harus dibayar mahal.

Arus laut yang ganas menyeret Serda Rangga dan Briptu Nanda hingga ke area tebing pantai. Warga yang melihat kejadian tersebut segera melakukan evakuasi dan membawa keduanya ke fasilitas kesehatan terdekat.

Namun takdir berkata lain. Serda Rangga dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Danar. Briptu Nanda yang sempat mendapatkan penanganan lanjutan juga mengembuskan napas terakhir saat dirujuk ke RSUD Karel Sadsuitubun.

“Serda Rangga dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Danar. Briptu Nanda yang sempat dirujuk ke RSUD Karel Sadsuitubun juga dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan,” ujar Nyoman.

Kepergian kedua aparat tersebut meninggalkan duka mendalam sekaligus penghormatan atas keberanian mereka. Di tengah ancaman ombak dan arus laut yang mematikan, keduanya memilih menolong sesama tanpa memikirkan keselamatan diri sendiri.

TNI Angkatan Udara menyebut pengorbanan Serda Rangga sebagai cerminan nilai pengabdian, keberanian, dan kemanusiaan yang melekat dalam diri seorang prajurit.

“TNI Angkatan Udara menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Serda Rangga dalam aksi kemanusiaan tersebut,” kata Nyoman.

Aksi heroik Serda Rangga dan Briptu Nanda menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu dilakukan di medan tugas. 

Dalam situasi darurat, keduanya rela mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan seorang anak bangsa. Pelajar yang mereka tolong selamat, sementara dua pahlawan kemanusiaan itu gugur dalam tugas mulia yang akan selalu dikenang.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Heroik Selamatkan Pelajar Tenggelam, Prajurit TNI AU dan Pol | Monitor Indonesia