BREAKINGNEWS

Polisi Dalami Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Terhadap dr. Icha, Rekan Sejawat Mulai Diperiksa

Polisi Dalami Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Terhadap dr. Icha, Rekan Sejawat Mulai Diperiksa
Jenazah dokter Icha di rumah duka.

Timor Tengah Utara, MI– Kepolisian mulai mengusut dugaan intimidasi yang diduga dialami dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha sebelum meninggal dunia. Polres Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, telah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang diduga memicu tekanan psikologis terhadap dokter muda tersebut.

Kapolres TTU AKBP Eliana Papote mengatakan penyelidikan dilakukan meski hingga kini belum ada laporan polisi yang masuk. Langkah tersebut diambil setelah informasi mengenai dugaan intimidasi oleh anggota DPRD TTU ramai menjadi perhatian publik.

"Walaupun belum ada laporan resmi, kami telah melakukan langkah-langkah kepolisian berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat dan media sosial," kata Eliana.

Sebagai bagian dari penyelidikan, penyidik telah meminta keterangan rekan-rekan dr. Icha yang berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona saat dugaan intimidasi terjadi. Polisi juga memastikan akan memanggil tiga anggota DPRD TTU yang disebut berada dalam peristiwa tersebut untuk dimintai klarifikasi.

Selain memeriksa para saksi, kepolisian juga tengah melengkapi alat bukti dengan meminta rekam medis dr. Icha selama menjalani perawatan di RS Leona. Hasil pemeriksaan psikologis dari RSUP Ben Mboi juga akan dijadikan bahan pendalaman untuk mengetahui kondisi kejiwaan korban sebelum meninggal dunia.

"Kami akan meminta hasil rekam medis dari dokter yang menangani dr. Icha serta berkoordinasi dengan RSUP Ben Mboi terkait hasil pemeriksaan psikologisnya," ujar Eliana.

Polisi juga berencana berkoordinasi dengan pimpinan DPRD TTU terkait adanya pengaduan keluarga korban ke Badan Kehormatan (BK) DPRD. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai dugaan tindakan yang dialami korban.

Kapolres menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dr. Icha dan menegaskan penyelidikan akan dilakukan secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh selama proses penyidikan.

Kasus ini menjadi perhatian luas setelah muncul dugaan bahwa dr. Icha mengalami tekanan psikologis berat menyusul insiden yang diduga melibatkan sejumlah anggota DPRD TTU. Dugaan tersebut kini masih dalam proses pendalaman oleh kepolisian.

Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan para saksi, dokumen medis, serta bukti pendukung lainnya sebelum menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut. Polisi menegaskan seluruh proses akan dilakukan secara transparan agar penyebab dan rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi kematian dr. Icha dapat terungkap secara utuh.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Polisi Dalami Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Terhadap dr. Ic | Monitor Indonesia