BREAKINGNEWS

Labuan Bajo Kembali Dibuka, Menpar Tegaskan Wisatawan Jangan Abaikan Ancaman Gempa

Labuan Bajo Kembali Dibuka, Menpar Tegaskan Wisatawan Jangan Abaikan Ancaman Gempa
Labuan Bajo

Labuan Bajo, MI– Aktivitas pariwisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali berjalan setelah gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.

Namun, pemerintah tidak ingin pembukaan destinasi wisata itu disalahartikan sebagai kondisi yang sepenuhnya bebas risiko. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meminta wisatawan tetap waspada karena gempa susulan masih terjadi.

Kementerian Pariwisata memastikan Taman Nasional Komodo, sejumlah destinasi wisata, pelayaran, hingga penerbangan dari dan menuju Labuan Bajo kembali beroperasi.

Pemantauan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) hingga Sabtu (22/8/2026) pukul 19.00 Wita menunjukkan aktivitas wisata di Taman Nasional Komodo berjalan normal. Pelayaran menuju kawasan tersebut juga tetap beroperasi.

“Labuan Bajo tetap terbuka bagi wisatawan dan aktivitas pariwisata secara umum berjalan. Namun, kami tetap meminta seluruh wisatawan dan pelaku pariwisata untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti setiap arahan dari otoritas terkait karena gempa susulan masih terjadi,” kata Widiyanti, Minggu (23/8/2026).

Sejumlah destinasi lain di Manggarai Barat juga mulai pulih. Gua Rangko kembali melayani wisatawan setelah sarana dan prasarananya dinyatakan aman. Desa Wisata Compang Liang Ndara dibuka kembali sejak 22 Agustus, sedangkan Desa Wisata Wae Lolos tetap menerima kunjungan.

Pemerintah juga terus memantau kondisi hotel, restoran, kafe, destinasi wisata, fasilitas publik, serta akses transportasi di Labuan Bajo dan wilayah Flores.

Ancaman gempa susulan menjadi alasan utama pemerintah meminta wisatawan tidak lengah. Berdasarkan laporan BPOLBF, hingga 22 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB telah tercatat ribuan aktivitas gempa susulan setelah gempa utama mengguncang Flores.

Kondisi tersebut membuat wisatawan yang hendak bepergian dari Labuan Bajo ke wilayah lain di Flores diminta lebih berhati-hati. Sebab, kondisi setiap daerah tidak sama.

“Informasi yang cepat dan akurat menjadi sangat penting dalam situasi seperti ini. Kita harus menjaga keselamatan wisatawan sekaligus mencegah informasi yang tidak benar menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu,” ujar Widiyanti.

Pemerintah juga meluruskan informasi mengenai kabar penutupan sementara pelayaran menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo. BPOLBF telah berkoordinasi dengan KSOP Labuan Bajo dan memastikan informasi tersebut tidak benar.

Yang berlaku adalah imbauan terkait potensi gelombang tinggi dan angin kencang di Selat Sape bagian selatan.

Dari sisi konektivitas, Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo tetap beroperasi normal sesuai jadwal penerbangan pada 22 Agustus 2026.

Pelabuhan-pelabuhan yang dipantau pemerintah juga masih melayani kapal dan penumpang. Layanan angkutan perintis tetap berjalan dan belum ada permintaan deviasi trayek.

Meski demikian, pemerintah mengingatkan wisatawan agar tidak menyamakan kondisi Labuan Bajo dengan daerah lain di Flores yang masih menjalani penanganan dan asesmen keselamatan pascagempa.

“Kondisi setiap wilayah tidak sama. Karena itu, wisatawan yang akan melanjutkan perjalanan dari Labuan Bajo menuju daerah lain di Flores kami minta selalu memeriksa informasi terbaru mengenai kondisi destinasi, jalan, bandara, dan layanan telekomunikasi,” tegas Widiyanti.

Sebagian jalur darat utama di Flores telah kembali berfungsi hingga 22 Agustus. Namun, sejumlah ruas lainnya masih dalam penanganan.

Pemerintah menegaskan pemulihan pariwisata harus berjalan beriringan dengan keselamatan masyarakat. Labuan Bajo diharapkan kembali menggerakkan ekonomi Flores, tetapi aktivitas wisata tidak boleh mengorbankan keselamatan wisatawan maupun warga yang masih terdampak bencana.

“Labuan Bajo adalah pintu masuk penting pariwisata Flores. Ketika aktivitas di Labuan Bajo mulai pulih, kita berharap hal ini ikut menjaga pergerakan ekonomi masyarakat. Namun pada saat yang sama, perhatian dan dukungan kita harus terus diberikan kepada saudara-saudara kita di wilayah Flores yang masih berada dalam masa tanggap darurat dan pemulihan,” pungkasnya.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Labuan Bajo Kembali Dibuka, Menpar Tegaskan Wisatawan Jangan Abaikan Ancaman Gempa | Monitor Indonesia