Nabire, MI – Kepolisian Resor Nabire bergerak cepat mengungkap kasus kematian tragis seorang remaja putri berinisial CK (15) yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sebagian tubuh terbakar di kawasan Jalan Waroki, dekat Pantai Naikere, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku yang masih berusia 14 tahun.
Korban ditemukan warga pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIT dalam posisi tertelungkup. Kondisi kepala, rambut, dan sebagian tubuh korban hangus terbakar sehingga menyulitkan proses identifikasi awal.
Wakapolres Nabire, Kompol Piter Kendek, mengatakan pengungkapan kasus dilakukan melalui penyelidikan intensif yang melibatkan tim identifikasi dan penyidik.
"Polres Nabire berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang remaja berinisial CK yang jasadnya ditemukan dalam kondisi terbakar," ujar Piter, Jumat (31/7/2026).
Proses identifikasi korban sempat menemui kendala karena wajah dan mata korban mengalami luka bakar parah. Polisi kemudian menggunakan metode identifikasi sidik jari, berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta menyebarkan informasi kepada masyarakat hingga akhirnya pihak keluarga datang memastikan identitas korban.
Setelah identitas korban dipastikan, penyidik langsung menelusuri jejak terakhir korban sebelum ditemukan meninggal. Titik terang muncul setelah polisi menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Dari rekaman tersebut, korban terlihat bersama seorang remaja laki-laki berinisial A (14) sebelum peristiwa terjadi. Temuan itu menjadi petunjuk penting yang mengarahkan penyidik kepada terduga pelaku.
"Dari hasil analisis CCTV, korban terlihat bersama seorang laki-laki berinisial A. Dari situlah penyelidikan berkembang hingga pelaku berhasil diamankan," kata Piter.
Meski pelaku telah ditangkap, kepolisian masih mendalami motif di balik dugaan pembunuhan tersebut serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban ditemukan dalam kondisi terbakar. Penyidik juga terus mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi kasus.**
