Jayapura, MI – Aparat TNI dan Polri terus memburu pelaku penyerangan yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pekerja proyek jalan di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Hingga Senin (3/8/2026), empat dari lima korban tewas telah berhasil diidentifikasi, sementara tiga pekerja lainnya masih belum diketahui keberadaannya.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto mengatakan serangan terjadi pada Minggu (2/8) malam saat para pekerja sedang beristirahat di kamp PT SHJ, Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara.
Empat korban yang telah teridentifikasi masing-masing bernama Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, dan Barengga. Sementara identitas satu korban lainnya masih dalam proses.
"Tiga jenazah dievakuasi dan kini berada di RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, kemudian satu jenazah dievakuasi ke Karubaga, sedangkan satu jenazah dilaporkan masih berada di TKP," kata Tri Purwanto.
Tri juga meluruskan informasi sebelumnya terkait waktu kejadian. Menurutnya, penyerangan berlangsung pada Minggu malam, bukan Senin dini hari sebagaimana sempat diberitakan.
Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi penyerangan tersebut karena menewaskan warga sipil yang tengah mengerjakan proyek pembangunan infrastruktur untuk masyarakat Papua.
Saat ini, aparat gabungan TNI dan Polri masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku sekaligus menyisir lokasi untuk mencari tiga pekerja yang hingga kini belum diketahui nasibnya.
"Kamp PT SHJ terdapat 10 orang pekerja, tiga orang di antaranya belum diketahui nasibnya," ujar Tri.
Aparat memastikan operasi pengejaran akan terus dilakukan guna mengungkap pelaku penyerangan serta menjamin keamanan masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.**
