Pilu! Gegara Jalan Rusak Bidan Sakit di Polewali Mandar Harus Ditandu Pakai Sarung Selama 10 Jam

Jakarta, MI - Kisah menyentuh hati datang dari seorang bidan bernama Safriani (34) yang bertugas di wilayah terpencil, tepatnya di Desa Ratte Kecamatan Tubbi Taramanu (Tutar) Kabupaten Polewali Mandar.
Dalam kondisi sakit, bidan tersebut harus ditandu menggunakan sarung oleh warga selama 10 jam untuk mencapai rumah sakit, melewati medan yang sulit dan jalanan rusak.
Dalam video yang viral di media sosial, terlihat sang bidan dimasukkan ke dalam tandu darurat, yang terbuat dari tiga lembar sarung. Sarung tersebut diikatkan pada bambu panjang, agar dapat digotong oleh sejumlah laki-laki dari desa setempat.
Tak hanya laki-laki, terlihat juga beberapa ibu-ibu yang mendampingi perjalanan tandu tersebut, memberikan dukungan moril di tengah kondisi yang sulit. Para laki-laki secara bergantian mengangkat tandu bambu tersebut, membawa bidan melewati jalur ekstrem yang dipenuhi dengan jalanan berbatu dan curam.
Video ini pertama kali dibagikan oleh akun X @irasjafii pada Minggu, 8 September 2024, dengan narasi penuh empati. “Teman sesama nakes membagikan dokumentasi di grup WA, ada bidan di wilayahnya yang sakit dan ditandu warga selama 10 jam ke RSUD di kota. Terima kasih masyarakat. Cepat sembuh, Bu Bidan,” tulis akun tersebut, yang segera menyebar luas di jagat maya.
Aksi warga yang rela menandu bidan sakit selama berjam-jam ini, mendapat perhatian dan simpati dari warganet. Banyak yang tersentuh oleh solidaritas masyarakat dalam membantu tenaga kesehatan di daerah terpencil.
Beberapa komentar menunjukkan rasa prihatin dan empati atas kondisi tersebut.
“Ya Allah, ini di daerah mana?” tulis seorang netizen yang terkejut dengan kondisi jalan dan upaya keras warga tersebut.
Seorang pengguna lain kemudian menimpali, “Daerah terpencil di Polewali,” memberikan konteks tentang lokasi terpencil, yang jauh dari akses kesehatan memadai.
Usai video tersebut viral, banyak warganet mengharapkan adanya perhatian lebih terhadap pelayanan kesehatan di daerah terpencil. Kondisi infrastruktur yang buruk dan sulitnya akses terhadap fasilitas kesehatan menjadi sorotan, di mana masyarakat dan tenaga kesehatan harus berjuang keras hanya untuk mendapatkan perawatan medis dasar.
Peristiwa ini menjadi catatan penting untuk pemerintah, untuk fokus terhadap peran penting tenaga kesehatan di pelosok negeri, yang sering kali bekerja di bawah tekanan dan kondisi yang sangat terbatas.
Topik:
