F-PDIP DPRD DKI Mengusulkan Dua Nama Pengganti Pj Gubernur Jakarta Yakni Heru Budi Hartono dan Sekda DKI, Joko, Mengisi Kekosongan Pj dari Oktober 2024

Jakarta, MI - Tiap fraksi DPRD Jakarta mulai memikirkan nama calon pengganti Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono. Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PDIP, Chica Koeswoyo, mengatakan, partainya akan mengusulkan dua nama, termasuk mendukung Heru Budi lagi.
"Iya, kita juga (mengusulkan Heru Budi). Satu lagi, Sekda DKI, Pak Joko (yang diusulkan PDIP untuk calon Pj Gubernur DKI Jakarta)," kata Chica, di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Rabu (11/9/2024).
Dia menambahkan, Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta mengusulkan Heru karena jabatan Pj Gubernur DKI Jakarta hanya tinggal hitungan bulan sebelum ada gubernur definitif hasil Pilgub Jakarta 2024.
Dengan demikian, F-PDIP DPRD DKI menilai bahwa Heru tinggal menyelesaikan program-programnya hingga ada gubernur definitif.
Sementara itu, Chica mengaku belum terlalu mengenal Joko Agus Setyono. Tetapi, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP lain telah mengenal sosok Joko selama menjabat Sekda DKI sejak 15 Februari 2023.
"Kalau Pak Heru, ya ini (jabatan Pj Gubernur DKI Jakarta) kan tinggal berapa bulan lagi, ya sudah diteruskan saja. Jadi, lebih efisien, lebih terukur," ujarnya.
"Heru, ya tahu pergerakannya seperti apa. Nah, untuk mengawal pilkada ini kan juga dibutuhkan orang yang memang sudah mumpuni untuk itu," lanjut Chica.
Meski begitu, ia mengatakan bahwa anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP akan kembali melakukan rapat untuk membahas sisa satu nama yang akan diusulkan sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta. Mengingat, setiap parpol legislatif Jakarta maksimal mengusulkan tiga nama Pj Gubernur DKI Jakarta.
"Nanti akan dirapatkan lagi. Setahu saya, yang kemarin mengikuti nama di fraksi bahwa dua nama itu yang ke luar," ujar Chica. (Selamat Saragih)
Topik:
