BREAKINGNEWS

30 Hektare Lahan Terbakar di Rokan Hilir

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau (Foto: Ist)

Rokan Hilir, MI - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, dengan luas area terdampak sekitar 30 hektare. Api yang membakar lahan tersebut langsung ditangani aparat kepolisian bersama tim terkait.

Kapolres Rokan Hilir, Isa Imam Syahroni, bahkan turun langsung ke lokasi untuk memimpin proses pemadaman, guna memastikan api tidak semakin meluas dan merusak area hutan di sekitarnya.

"Melaksanakan pemadaman dan pendinginan terhadap lahan terdampak Karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Putih Rohil dengan penuh semangat meskipun berada dalam suasana Bulan Suci Ramadhan, sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan," ujar AKBP Isa, Sabtu (14/3/2026).

Penanganan karhutla tersebut dilakukan sejak sekitar pukul 11.00 WIB hingga proses pemadaman selesai. Operasi ini turut dihadiri Wakapolres Rohil Kompol Rikky Operiady, Kabag Ops Polres Rohil Kompol Eduar Pardosi, dan jajaran pejabat Polres Rohil lainnya.

Lokasi lahan yang terbakar berada di pinggir Jalan Lintas Riau-Sumut Kelurahan Ujung Tanjung dan Kelurahan Rantau Bais pada Kecamatan Tanah Putih, Kabupatan Rohil. Lahan yang terbakar diketahui milik Kelompok Tani Rantau Bais Terpadu (KTRBT).

Selain personel Polres Rohil, upaya pemadaman juga melibatkan tim dari Polsek Tanah Putih, Polsek Bangko Pusako, Polsek Bagan Sinembah, anggota TNI, pihak Kecamatan Tanah Putih, kepenghuluan, dan masyarakat.

"Melaksanakan pemadaman titik api secara langsung di lokasi kebakaran dengan menggunakan peralatan pemadam seperti mesin pompa air dan selang oleh personel gabungan," jelasnya.

Setelah api dipadamkan, tim gabungan melanjutkan proses pendinginan pada area lahan yang telah terbakar dengan cara menyiram dan membasahi tanah, khususnya pada lahan gambut untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

Upaya pendinginan dilakukan karena di beberapa titik masih terdapat asap tipis. Proses pendinginan dilakukan terus untuk memastikan bara api padam seluruhnya dan tidak terdeteksi Dashboard Lancang Kuning.

Selain itu, Polres Rokan Hilir bersama instansi terkait juga meningkatkan patroli di wilayah rawan kebakaran. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan di kemudian hari.

Upaya sosialisasi juga dilakukan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar ikut berperan aktif dalam mencegah karhutla.

"Memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang dapat memicu terjadinya karhutla dan apabila didapati terbukti melakukan pidana tersebut akan dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

30 Hektare Lahan Terbakar di Rokan Hilir | Monitor Indonesia