Insiden Bayi Nyaris Tertukar di RSHS, Perawat Dinonaktifkan

Bandung, MI - Hampir tertukarnya bayi di RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat menjadi perhatian serius pihak rumah sakit. Manajemen segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Direktur Utama RSUP Dr. Hasan Sadikin, Rachim Dinata Marsidi, menyampaikan bahwa perawat yang lalai dalam kejadian tersebut langsung dinonaktifkan dari tugas pelayanan pasien.
"Perawatnya di nonaktifkan dipindahkan ke bagian yang tidak melayani pasien dan diberikan SP1," ujar Rachim dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).
Selain itu, pihak rumah sakit menegaskan keterbukaan mereka terhadap evaluasi dari pemerintah pusat, terutama Kementerian Kesehatan.
"Kami RSHS siap untuk dilakukan evaluasi oleh Kemenkes dan kami sudah melaporkan ke Kemenkes terkait kejadian ini," tuturnya.
Rumah sakit juga akan melakukan pembenahan internal dengan memperkuat kembali standar operasional prosedur (SOP), khususnya terkait proses penyerahan bayi kepada orang tua.
"RSHS akan mengevaluasi dan melakukan pembinaan lagi kepada para perawat terhadap kepatuhan melaksanakan SOP mengenai penyerahan bayi ke pada orang tauanya yang selama ini sudah berjalan dengan baik," pungkasnya.
Topik:
