BREAKINGNEWS

Perbaikan Jalan Gondanglegi-Balekambang, Progress Sudah 60%

Perbaikan Jalan Gondanglegi-Balekambang, Progress Sudah  60%
Kondisi pembangunan proyek jalan Gondanglegi-Balekambang. (Foto : MI/Rina Sugeng Yuliani)

Kabupaten Malang, MI - Prioritas Program Pemerintah Kabupaten Malang untuk meningkatkan infrastruktur jalan terus digeber, melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM), proyek perbaikan jalan penghubung Gondanglegi hingga sampai ke simpang pantai Balekambang terus menunjukkan progres signifikan. Hingga awal April 2026, pembangunan ruas sepanjang 30,485 kilometer (km) itu telah mencapai sekitar 60 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan, proyek tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026. Ruas jalan ini terbagi dalam dua paket pekerjaan, yakni Lot 16A sepanjang 16 kilometer dengan anggaran Rp167 miliar dan Lot 16B sepanjang 14,485 kilometer senilai Rp172 miliar.

“Perbaikan jalan Gondanglegi-Balekambang sudah mencapai 60 persen. Pekerjaan tersebut sampai didekat lahan Sekolah Rakyat atau Jembatan Pelangi jalannya sudah bagus,” urainya. Kamis, (16/4).

Menurutnya Khairul, untuk ruas jalan dari Desa Srigonco Kecamatan Bantur menuju simpang Balekambang, proses pengerjaan masih berlangsung. Meskioun medan yang sangat ekstrem dikawasan tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan proyek.

“kondisi jalan yang dari Srigonco mengarah ke Balekambang itu memang situasi dan kondisinya terlalu ekstrem. Jadi harus dikepras dan dilakukan timbunan terlebih dahulu,” terangnya.

Khairul menjelaskan, tidak hanya fokus pada perbaikan jalan saja, DPUBM Kabupaten Malang juga mengusulkan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan.

“Kemarin kami telah mengajukan tambahan PJU solar cell itu dari Kementerian Pekerjaan Umum RI dengan menggunakan APBN,” jelasnya.

Ia melanjutkan, selain itu rencananya seluruh ruas jalan sepanjang 30,485 kilometer tersebut akan dilengkapi PJU berbasis tenaga surya. Kami memperkirakan jumlah lampu yang terpasang mencapai 600 hingga 620 unit.

“Saya lihat untuk jarak antar PJU itu minimal 50 meter, jadi memang sedikit dekat. Kalau kita masangnya di angka 100 meter karena untuk ngirit anggaran,” tandasnya.

Khairul menambahkan, pada ruas jalan yang telah selesai diaspal dan dilengkapi drainase, pemasangan PJU solar cell sudah dilakukan. Selain hemat energi, penggunaan teknologi ini juga dinilai lebih ramah lingkungan.

“Untuk jalan yang sudah diaspal dan digali drainasenya itu sudah dipasang PJU solar cell semua. Sehingga tidak membebani biaya energi, karena ramah energi. Untuk selesainya ditargetkan bulan Desember 2026,” pungkasnya.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru