Sambas, MI— Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan komitmennya mendukung pembangunan rumah ibadah dengan menyerahkan bantuan Rp1 miliar untuk pembangunan aula Paroki Pemangkat, Kabupaten Sambas.
Kunjungan kerja yang berlangsung Minggu (24/5) itu turut didampingi istrinya, Donata Dirasig Krisantus Kurniawan, dan disambut langsung oleh Agustinus Agus, pastor paroki, serta umat Katolik setempat.
Dalam sambutannya, Krisantus mengungkapkan bantuan tersebut merupakan janji yang telah ia niatkan sejak kunjungan sebelumnya ke Paroki Pemangkat bersama Uskup Agustinus Agus.
Saat itu, ia melihat kegiatan umat masih berlangsung menggunakan tenda dan mendengar rencana pembangunan aula paroki yang dinilai sangat dibutuhkan untuk pelayanan umat.
“Saya berjanji dalam hati waktu itu, apabila terpilih menjadi Wakil Gubernur, saya akan membantu pembangunan aula Paroki Pemangkat sebesar Rp1 miliar,” tegasnya.
Bantuan tersebut kini telah diproses melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Barat agar pembangunan aula segera direalisasikan.
Krisantus menegaskan umat Katolik di Kabupaten Sambas tetap berhak memiliki fasilitas pelayanan yang layak meskipun berada dalam posisi minoritas.
“Meskipun umat Katolik merupakan minoritas di Kabupaten Sambas, sudah sepantasnya memiliki gedung pertemuan atau aula paroki yang representatif untuk menunjang pelayanan umat,” katanya.
Ia berharap bantuan itu dapat dimanfaatkan untuk mendukung seluruh kebutuhan pembangunan, mulai dari pembelian material hingga penyelesaian fasilitas bangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Krisantus juga menjelaskan mekanisme bantuan pemerintah kepada rumah ibadah dan lembaga masyarakat. Ia menegaskan bantuan terhadap objek yang sama tidak dapat diberikan setiap tahun secara berturut-turut karena harus mengikuti ketentuan jeda waktu pengajuan.
Meski demikian, ia membuka peluang dukungan lanjutan apabila ke depan pembangunan aula masih memerlukan pengembangan tambahan.
Selain meninjau pembangunan aula, Krisantus turut mengapresiasi inovasi pengelolaan kafe di lingkungan Paroki Pemangkat.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut menjadi langkah kreatif dalam mendukung aktivitas gereja sekaligus memperkuat partisipasi umat.
“Ini inovasi yang baik. Umat bisa menikmati suasana sekaligus berdonasi untuk mendukung kegiatan gereja,” ujarnya.
Kunjungan tersebut sekaligus mempertegas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap pembangunan fasilitas keagamaan dan penguatan pelayanan umat di daerah.**

