Kabupaten Malang, MI - Pelaksaan pembangunan Jalan Raya Gondanglegi menuju Pantai Balekambang di Kabupaten Malang dipastikan naik status menjadi jalan nasional mulai tahun 2027. Adanya perubahan tersebut, pengelolaan ruas jalan sepanjang 30 kilometer lebih itu akan beralih dari Pemerintah Kabupaten Malang ke pemerintah pusat.
Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, mengatakan,”perubahan seluruh kewenangan pengelolaan jalan nantinya berada di bawah pemerintah pusat. Sehingga pertanggungjawaban ruas jalan seluruhnya ini akan menjadi tanggung jawab pusat, bukan kewenangan Pemerintah Kabupaten Malang lagi,” katanya. Jumat, (4/6/2026).
Oleh karena itu, sebelum resmi beralih status ke Pemerintah Pusat, maka Pemerintah Kabupaten Malang melalui DPUBM Kabupaten Malang menuntaskan proyek peningkatan jalan yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata pantai balekambang. Dan pekerjaan ditargetkan rampung pada Desember 2026.
“Saat ini pekerjaan peningkatan jalan masih berjalan dan ditargetkan selesai akhir tahun 2026,” jelas Khairul.
Menurut Khairul, bahwa berdasarkan data DPUBM Kabupaten Malang, ruas yang ditingkatkan memiliki panjang 30,485 kilometer. Jalan tersebut diperlebar menjadi total 13 meter yang terdiri dari badan jalan, bahu jalan, dan saluran drainase.
“Peningkatan ini dilakukan untuk mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat serta wisatawan menuju Malang Selatan,” paparnya.
Khairul juga menjelaskan,”terkait proyek strategis tersebut menelan anggaran lebih dari Rp 339 miliar yang bersumber dari APBN melalui skema pembiayaan Islamic Development Bank (IsDB). Pendanaan proyek berasal dari APBN melalui dukungan pembiayaan IsDB,” jelasnya.
Ditambahkannya, untuk peralihan status jalan juga berdampak pada berkurangnya aset jalan yang dikelola Pemerintah Kabupaten Malang. Untuk mengantisipasi hal itu, pemerintah daerah berencana menaikkan status di sejumlah jalan poros desa menjadi jalan kabupaten.
“pihak kami menyiapkan penyesuaian agar konektivitas antar wilayah agar tetap terjaga,” tutup Khairul. (Rina Sugeng Yuliani)

