BREAKINGNEWS

Pelarian Berakhir! Pelaku Pembacokan Brutal di Sampit Ditangkap

Pelarian Berakhir! Pelaku Pembacokan Brutal di Sampit Ditangkap
Pelaku pembacokan brutal di Kota Warinhin Timur diamankan Polisi

Kotawaringin Timur, MI– Pelarian seorang pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pembacokan brutal di kawasan belakang Eks Golden Theater, Sampit, akhirnya berakhir di tangan aparat kepolisian. Setelah sempat menghilang, Rendy Kurniawan Putra (27) berhasil dibekuk tim gabungan Polres Kotawaringin Timur dan Polsek Ketapang.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu malam (13/6/2026) sekitar pukul 23.10 WIB di Jalan Yos Sudarso Gang Bangka, Kelurahan Mentawa Baru Hulu. Saat ditangkap, pelaku sedang berjalan kaki dan tidak melakukan perlawanan.

Kasi Humas Polres Kotawaringin Timur, AKP Edy Wiyoko, mengatakan keberhasilan penangkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai keberadaan pelaku yang selama ini menjadi target pencarian polisi.

"Petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan mengamankan terduga pelaku setelah identitasnya dipastikan," ujarnya, Minggu (14/6/2026).

Dalam pemeriksaan awal, Rendy mengakui keterlibatannya dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan seorang pria mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam.

Peristiwa berdarah itu terjadi di kawasan belakang Eks Golden Theater. Korban, GJI alias Acs (33), mengalami luka robek di tangan kiri setelah berusaha melindungi rekannya dari serangan parang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat seorang pria berinisial RN berada di lokasi. Tak lama kemudian korban datang menggunakan sepeda listrik dan menghampiri rekannya tersebut.

Situasi yang awalnya terlihat biasa mendadak berubah tegang ketika seorang pria lain berinisial BG tiba di lokasi. Keributan pun pecah hingga salah satu pihak diduga mengeluarkan parang.

Melihat rekannya dalam bahaya, Acs berusaha membantu dengan mengambil sebatang kayu untuk menangkis serangan. Namun upaya itu berujung nahas. Tangan kirinya terkena tebasan senjata tajam hingga mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita satu bilah parang yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut. Barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Kasus ini bermula dari laporan yang diterima Polsek Ketapang pada 12 Juni 2026. Sejak laporan masuk, aparat langsung melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil melacak dan menangkap pelaku.

Saat ini penyidik masih mendalami motif di balik aksi kekerasan tersebut, termasuk kronologi lengkap yang menyebabkan terjadinya pembacokan.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Pelarian Berakhir! Pelaku Pembacokan Brutal di Sampit Ditang | Monitor Indonesia