Surabaya, MI– Aparat kepolisian bergerak cepat memburu pelaku bentrokan yang diduga melibatkan kelompok pesilat di kawasan Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya. Insiden yang pecah pada Rabu (17/6/2026) dini hari itu menyebabkan satu orang mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, menegaskan pihaknya telah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap para pelaku yang terlibat dalam kerusuhan tersebut.
"Saat ini penyidik sudah melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa orang. Dalam waktu cepat akan segera kami ungkap siapa pelakunya dan hukum akan ditegakkan," tegas Edy, Rabu (17/6/2026).
Selain memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian, polisi juga mengumpulkan berbagai barang bukti dan petunjuk guna mengungkap kronologi serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas bentrokan tersebut.
Menurut Edy, sementara ini polisi baru mengidentifikasi satu korban luka. Namun, penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya korban lain yang belum terdata.
"Sementara yang teridentifikasi satu orang. Nanti akan kami pastikan lagi apakah ada korban lain atau tidak," ujarnya.
Polisi belum menyimpulkan secara resmi pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan karena proses penyelidikan masih berlangsung. Aparat berupaya memastikan seluruh fakta terungkap sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut.
Kerusuhan tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di kawasan Kalijudan Gang 10, 12, dan 14. Bentrokan dilaporkan sempat menimbulkan kepanikan warga dan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas di sekitar lokasi.
Seorang warga setempat, Agus (42), mengaku melihat seorang pria berinisial YD dalam kondisi bersimbah darah setelah bentrokan pecah.
"Saya lihat ada korban, luka-luka," kata Agus.**

