BREAKINGNEWS

Oknum TNI Aniaya Warga Hingga Tewas, Satu Prajurit Dan Eks Anggota Militer Ditahan

Oknum TNI Aniaya Warga Hingga Tewas, Satu Prajurit Dan Eks Anggota Militer Ditahan
Oknum TNI Aniaya Warga Hingga Tewas, Satu Prajurit Dan Eks Anggota Militer Ditahan

Labuhanbatu, MI– Kasus kematian seorang warga di area perkebunan PT Agrinas Palma Nusantara, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, terus berkembang. 

Seorang oknum prajurit TNI aktif yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia kini telah ditahan dan menjalani pemeriksaan bersama pihak lain yang turut disebut dalam perkara tersebut.

Komandan Kodim 0209/Labuhanbatu, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, menegaskan bahwa aparat militer tidak akan memberikan toleransi terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran hukum. Menurutnya, proses investigasi masih berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh peristiwa yang memicu kematian warga tersebut.

"Oknum yang disebut dalam kasus ini sudah ditahan dan diperiksa. Jika terbukti bersalah, anggota TNI AD yang melakukan kesalahan wajib dihukum sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Hanung.

Dari hasil penelusuran awal, oknum TNI aktif berinisial BD diketahui tengah menjalankan tugas pengamanan di lingkungan PT Agrinas Palma Nusantara. Selain itu, seorang pria berinisial B yang juga dikaitkan dengan kasus tersebut diketahui merupakan mantan anggota TNI yang telah pensiun.

Kasus ini bermula pada Selasa (16/6/2026) sore ketika korban, Luis David Hutabarat, bersama seorang rekannya melintas di kawasan perkebunan PT Agrinas Palma Nusantara di Desa Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga dicegat oleh sejumlah petugas keamanan sebelum terjadi aksi kekerasan.

Kuasa hukum keluarga korban, Surya Dayan Pangaribuan, menyebut korban diduga ditabrak menggunakan sepeda motor oleh dua orang sebelum akhirnya dikeroyok oleh sekelompok pelaku. Akibat penganiayaan tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Korban diduga mengalami pengeroyokan hingga meninggal di areal perkebunan perusahaan," kata Dayan.

Sejauh ini, empat orang terduga pelaku telah diamankan. Mereka terdiri dari satu anggota TNI aktif, satu mantan anggota TNI, serta dua warga sipil yang diduga berperan dalam aksi kekerasan tersebut.

Insiden itu memicu kemarahan warga setempat dan berujung pada aksi massa yang membakar kantor PT Agrinas Palma Nusantara. Aparat kini berupaya menjaga situasi tetap kondusif sembari menuntaskan penyelidikan kasus kematian korban.

Pihak Kodim menegaskan koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait terus dilakukan guna memastikan seluruh pihak yang terlibat diproses sesuai hukum.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Oknum TNI Aniaya Warga Hingga Tewas, Satu Prajurit Dan Eks A | Monitor Indonesia